Home / Headline / Kabar Kota

Sabtu, 3 Oktober 2020 - 18:34 WIB

Dinperta Bojonegoro Imbau Poktan Lengkapi Administrasi Pengajuan Pupuk Bersubsidi

Suaradesa.co (Bojonegoro) – Dinas Pertanian (Dinperta) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, mengimbau kepada kelompok tani (Poktan) agar segera melakukan pengajuan pupuk bersubsidi.

“Kami juga minta agar poktan memastikan anggotanya masuk dalam E-RDKK,” kata Kepala Seksi pupuk dan Alsintan, Tatik Kasiati, Selasa (3/11/2020).

Dikatakan, saat ini sebagian besar petani sudah memasuki musim tanam. Untuk mendapatkan pupuk bersubsidi, salah satu syarat adalah masuk dalam E-RDKK bagi semua anggota kelompok tani.

“Kami minta kelompok tani pro aktif dalam hal ini,” tegasnya.

Sambil menunggu Kartu Tani, pengajuan pupuk bersubsidi bisa dengan cara manual. Yakni, poktan membuat pengajuan pencairan pupuk bersubsidi ke koordinator wilayah masing-masing.

Baca Juga :  Polwan Polres Bojonegoro Sosialisasikan Protokol Kesehatan

“Jika pemberkasan sudah dirasa lengkap, maka koordinator wilayah akan membuat surat rekomendasi yang ditujukan kepada kios pupuk,” tegasnya.

Setelah itu, kios pupuk akan ke distributor memberi tahu berapa jumlah keperluan pupuk di daerah tersebut, barulah distributor mengirimkan pupuk ke kios-kios pupuk dan akan diambil oleh kelompok tani tersebut.

Sementara syarat administrasi lainnya untuk pengajuan pupuk bersubsidi diantaranya, petani membuat permohonan pengajuan pupuk di koordinir ketua poktan, ada foto open kamera/ titik koordinat (Foto Lahan), nama pemohon ada di e- RDKK, surat rekomendasi dari korluh (Koordinator Penyuluh).

Baca Juga :  Desa Nganti Bersiap Jadi Kampung Tangguh Semeru

Dalam kesempatan lain, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bojonegoro, Sukur Prianto, menegaskan, jika ketua kelompok tani harus pro aktif dalam mengakomodir semua anggotanya.

“Jangan sampai, pada masa tanam sekarang ini petani justru tidak mendapatkan pupuk,” tukasnya.

Dengan perubahan skema pengajuan pupuk menggunakan syarat yang dirasa sulit, diharapkan ketua kelompok tani bisa merekrut tenaga yang mampu membantu para petani memenuhi semua syarat termasuk berbasis digital.

“Petani sekarang kan sudah tua semua, kalau disuruh ngurus yang kaitannya dengan teknologi tentu sebagian besar kesulitan. Jadi harus dibantu,” pungkasnya.(*rin)

Share :

Baca Juga

Kabar Kota

Tilik Pasar Wisata, Bupati Bojonegoro Borong Sayuran Segar

Headline

Pemerintah Pusat Sambut Baik, Bupati Bojonegoro Sebut Perda Dana Abadi Pendidikan Ukir Sejarah

Headline

Pertahankan Zona Kuning, Pemkab Bojonegoro Ingatkan 3M

Kabar Kota

BPBD Tuban Bersama Pemdes Sandingrowo Pasang Bronjong Kali Avour

Headline

Jembatan Penghubung Dander-Ngasem Ditutup Sementara, Pengendara Dialihkan Jalur Alternatif

Kabar Kota

In House Training K3, RSUD R. Ali Manshur Kerjasama dengan Tim Damkar Tuban

Energi

SKK Migas Tanda Tangani Kontrak Kerja Sama WK Agung I, Agung II dan North Ketapang

Headline

Badan Anggaran DPRD Bojonegoro Rapatkan KUA PPAS APBD Perubahan 2020