Pertamina EP Cepu
Sospol & Pemerintahan

HMI Lamongan Ajak Masyarakat Manfaatkan Momen Pilkada dengan Positif

388
×

HMI Lamongan Ajak Masyarakat Manfaatkan Momen Pilkada dengan Positif

Sebarkan artikel ini
Abdul Rosyid, Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Lamongan
Abdul Rosyid, Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Lamongan

Lamongan – Pilkada Lamongan tahun ini menjadi salah satu perhelatan yang menarik perhatian di tengah Pilkada serentak di Jawa Timur 2024. Hal ini dikarenakan potensi pecah kongsi antara Bupati dan Wakil Bupati Lamongan saat ini, keduanya sama-sama berniat maju sebagai calon Bupati.

Selain itu, antusiasme para tokoh lain yang telah mendaftar sebagai Cabup-Cawabup melalui jalur penjaringan partai semakin memanaskan suasana.

Menanggapi hal tersebut, Abdul Rosyid, Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Persiapan Lamongan, menganggap kompetisi ini sebagai hal positif. Menurutnya, banyaknya tokoh yang ingin maju akan memunculkan adu gagasan yang bermanfaat bagi perkembangan Lamongan.

“Dengan banyaknya tokoh yang hendak maju menjadi calon bupati dan wakil bupati Lamongan, kita patut bersyukur. Ini berarti semakin banyak gagasan yang akan lahir untuk membuat Lamongan semakin baik,” kata Rosyid pada Jumat (14/06/2024) kepada awak media.

Baca Juga :  Partai Golkar di Tuban Mendominasi, PKB dan PDIP Mengikuti

Rosyid mengajak masyarakat Lamongan untuk memanfaatkan momentum Pilkada ini secara positif. Salah satunya adalah dengan mencermati gagasan-gagasan serta kontribusi positif yang telah diberikan oleh calon bupati dan wakil bupati, baik dari petahana maupun calon lainnya.

Bupati dan Wakil Bupati terpilih pada Pilkada 2024 mendatang, menurut Rosyid, akan menghadapi tantangan yang kompleks dalam berbagai bidang seperti ekonomi, infrastruktur, dan pendidikan.

Ia menekankan pentingnya kesiapan dan kemampuan para calon dalam mengatasi masalah-masalah ini, terutama pada sektor pertanian, perikanan, pendidikan, infrastruktur jalan, penerangan, dan penanggulangan banjir yang kerap terjadi setiap tahun.

“Tantangan di Kabupaten Lamongan cukup kompleks, mulai dari ekonomi, infrastruktur, sampai pendidikan. Ini menjadi tugas berat bagi para calon. Siapapun yang terpilih harus mampu mengatasi masalah ini, terutama di sektor pertanian dan perikanan yang menjadi mayoritas pencaharian masyarakat Lamongan.

Baca Juga :  Adik Sekda Bojonegoro Diduga Sebar Kebohongan Publik Terkait Pemecatan Pegawai KUA di Facebook

Selain itu, sektor pendidikan dan infrastruktur juga perlu diperhatikan, serta menyelesaikan permasalahan banjir yang terus terjadi setiap tahun,” jelas Rosyid.

Rosyid berharap dari pelaksanaan Pilkada ini dapat hadir demokrasi yang positif. Ia berharap siapapun yang menang tetap merangkul semua pihak, dan yang kalah dapat bahu-membahu membangun Lamongan.

“Harapan dari Pilkada ini tentunya mampu menghadirkan demokrasi yang positif. Siapapun yang menjadi Bupati dan Wakil Bupati Lamongan diharapkan dapat merangkul seluruh kalangan, baik dari pendukungnya maupun yang bukan. Calon yang belum terpilih juga diharapkan bisa saling bahu-membahu membangun Lamongan menuju kejayaan,” pungkasnya. (fa/rin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *