Pertamina EP Cepu
Sospol & Pemerintahan

DPRD Kota Surabaya Setujui Raperda RPJPD 2025-2045

218
×

DPRD Kota Surabaya Setujui Raperda RPJPD 2025-2045

Sebarkan artikel ini
DPRD Kota Surabaya Setujui Raperda RPJPD 2025-2045
DPRD Kota Surabaya Setujui Raperda RPJPD 2025-2045

Surabaya – DPRD Kota Surabaya menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2025-2045 dalam rapat paripurna bersama pemerintah kota setempat.

Keputusan ini diambil untuk memastikan penyelesaian pembahasan raperda sebelum masa bakti para legislator periode 2019-2024 berakhir.

Ketua DPRD Kota Surabaya, Adi Sutarwijono, yang akrab disapa Cak Awi, menyatakan bahwa penyelesaian raperda ini merupakan komitmen DPRD untuk memaksimalkan dan mengefisienkan kinerja mereka.

“Agar tidak ada lagi tanggungan pembahasan, termasuk raperda dan persoalan lainnya, kami berkomitmen memaksimalkan dan mengefisienkan kinerja,” ujar Cak Awi, Kamis (4/7).

Raperda RPJPD ini mencakup kajian setiap detail langkah dan arah pembangunan Kota Surabaya untuk 20 tahun ke depan.

Menurut Cak Awi, perkembangan di Surabaya sangat dinamis dan majemuk, sehingga memerlukan regulasi yang jelas sebagai acuan bagi pemkot dalam mewujudkan kemajuan melalui mekanisme pembangunan berkelanjutan.

Baca Juga :  Polsek Bojonegoro Kota dan Bhayangkari: Baksos Anak Yatim

“Ada catatan dari DPRD, misalnya pendidikan, penanggulangan banjir, dan kemiskinan di Surabaya seperti apa ke depannya supaya menjadi proyeksi,” tambahnya.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menjelaskan bahwa RPJPD ini berpegang pada Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) dan RPJPD Jawa Timur. Salah satu komponen krusial dalam pembangunan Kota Surabaya untuk 20 tahun mendatang adalah perekonomian.

“Ada banyak hal, seperti kaitan RPJPD dengan produk domestik regional bruto (PDRB) tertinggi 2024 sebesar Rp2,1 triliun,” katanya.

Untuk bidang kesehatan, pemerintah kota merencanakan pembangunan rumah sakit baru. Di sektor pendidikan, jumlah sekolah dasar dan sekolah menengah pertama akan ditambah, dengan rencana penambahan sekolah yang akan dibahas bersama Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS), khususnya di wilayah utara.

Baca Juga :  Pemprov Jatim Kembangkan Trans Jatim Rute Bangkalan-Surabaya

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) Kota Surabaya, Irvan Wahyudrajad, menyebutkan delapan misi pembangunan yang diusung, yakni mewujudkan transformasi sosial yang inklusif, transformasi ekonomi, super-hub megapolitan Jawa Timur, dan tata kelola pemerintah yang responsif terhadap perubahan tak terduga.

“Misi lainnya adalah stabilitas wilayah, memantapkan ketahanan sosial dan budaya, pengembangan dan integrasi kawasan periferal dan hinterland dengan pusat pertumbuhan ekonomi, serta meningkatkan keberlanjutan lingkungan,” ujar Irvan.

Visi dari RPJPD ini adalah “Surabaya Kota Dunia yang Maju, Humanis, dan Berkelanjutan.” (va/rin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *