Pertamina EP Cepu
Serba Serbi

Sumber Mata Air Belum Mencukupi Kebutuhan Pelanggan PDAM di Bojonegoro

86
×

Sumber Mata Air Belum Mencukupi Kebutuhan Pelanggan PDAM di Bojonegoro

Sebarkan artikel ini

Suaradesa.co (Bojonegoro) – Jumlah pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Bojonegoro terus mengalami penambahan. Namun, peningkatan jumlah pelanggan belum dibarengi dengan penambahan sumber air baku.

Saat ini, PDAM sendiri mengambil air baku dari beberapa sumber mata air, Sungai Bengawan Solo, dan sumur bor. Jumlah sumber air baku tersebut masih kurang untuk menambah cakupan layanan.

Pelanggan di wilayah kota saja ada sekira 15.000. Pelanggan baru juga terus bertambah.

“Tentu untuk menambah cakupan layanan yang berkualitas diperlukan tambahan sumber air baku,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Direktur PDAM Bojonegoro, Priambodo, Kamis (5/5/2022).

Baca Juga :  Megahnya Masjid Kubah Emas Bojonegoro

Saat ini, sumber air baku PDAM yang berasal dari mata air masih mengandalkan dari Desa Sumberarum dan Ngunut, Kecamatan Dander serta sumber air di Desa Jono, Kecamatan Temayang.

Selain itu, ada lima titik pengolahan air Bengawan Solo. Yaitu di Kecamatan Padangan, Purwosari, Kalitidu, Trucuk dan Kanor.

“Selain itu, kami juga ada sejumlah titik sumur bor untuk menambah kebutuhan air baku. Misalnya di Dander, Padangan, Balen, dan Baureno,” tandasnya.

Baca Juga :  Selamat Jalan Kaji Rasijan, Kebaikanmu Selalu Dikenang

Untuk menyiasati kekurangan tekanan akibat bertambahnya jaringan, pompa cadangan yang terletak di Sumberarum sejak 5 Februari 2022 terpaksa harus dinyalakan.

Dengan dinyalakan pompa cadangan maka ada empat pompa yang menyala di Sumberarum dari sebelumnya tiga pompa.

“Demi peningkatan layanan, selain dibutuhkan sumber air baku yang baru, rencana kami juga akan memasang pompa booster,” pungkasnya. (*Rin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *