Pertamina EP Cepu
Serba Serbi

Sat Lantas Bojonegoro Tindak 344 Pelanggaran Lalu Lintas

55
×

Sat Lantas Bojonegoro Tindak 344 Pelanggaran Lalu Lintas

Sebarkan artikel ini

Bojonegoro – Jajaran Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Bojonegoro melaksanakan tindakan tegas terhadap pelanggaran lalu lintas selama periode 6-18 Januari 2024.

Sebanyak 344 kendaraan, termasuk 210 roda dua dan 2 roda empat, terindikasi melanggar peraturan lalu lintas.

Kasat Lantas Polres Bojonegoro, AKP Anjar Rahmad Putra, dalam konferensi pers, mengungkapkan bahwa pelanggaran tersebut melibatkan beberapa jenis pelanggaran.

Dari total pelanggaran, 177 di antaranya terkait persyaratan teknis dan laik jalan, 87 terkait tidak menggunakan helm standar SNI, dan 80 terkait pelanggaran rambu atau marka.

“Penting untuk dicatat bahwa penindakan pelanggaran knalpot brong menjadi prioritas utama kami, sebagai respons terhadap komplain masyarakat yang semakin meningkat,” ujar AKP Anjar Rahmad Putra.

Baca Juga :  Menguak Sejarah Masjid Kuno Peninggalan Ki Wiro Yudo di Bojonegoro

Dalam penindakan ini, Sat Lantas berhasil mengamankan 210 kendaraan roda dua, 2 kendaraan roda empat, dan 132 surat-surat terkait pelanggaran lainnya.

Tindakan khusus diterapkan terhadap kendaraan dengan knalpot brong, di mana proses sidang dan pengambilan kendaraan baru dapat dilakukan setelah dua minggu, dengan syarat kendaraan dikembalikan dalam kondisi standar.

“Kami mengundang rekan-rekan media untuk membantu memviralkan ke masyarakat bahwa penggunaan knalpot brong tidak ada toleransi di Bojonegoro,” tambah AKP Anjar Rahmad Putra.

Baca Juga :  Pertarungan Hukum Kasus Perubahan Nomor Urut Caleg Partai Demokrat Bojonegoro

Kasat Lantas menegaskan bahwa tindakan penindakan penggunaan knalpot brong tidak hanya berhenti di sini.

Kendaraan yang terbukti masih menggunakan knalpot brong akan dikenakan tilang, diamankan selama dua minggu, dan baru bisa diambil setelah mengikuti sidang serta memenuhi syarat-syarat yang ditetapkan.

“Tindakan ini bertujuan memberikan efek jera kepada oknum pelanggar yang masih membandel menggunakan knalpot brong.

Kami mengharapkan partisipasi aktif dari masyarakat untuk meningkatkan kesadaran terhadap penggunaan knalpot yang sesuai peraturan,” tutup Kasat Lantas Polres Bojonegoro, AKP Anjar Rahmad Putra. (fa/rin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *