Serba Serbi

Rangkaian Acara Penutupan Kegiatan Program TMMD ke-120

375
×

Rangkaian Acara Penutupan Kegiatan Program TMMD ke-120

Sebarkan artikel ini
Rangkaian Acara Penutupan Kegiatan Program TMMD ke-120
Rangkaian Acara Penutupan Kegiatan Program TMMD ke-120

Bojonegoro – Rangkaian acara penutupan kegiatan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-120 tahun 2024 di Kabupaten Bojonegoro akan diramaikan dengan digelarnya ‘Panggung Prajurit’.

Acara ini menghadirkan sejumlah artis Ibu Kota Jawa Timur seperti Lala Widi, Novi Sasmita, Kiki Riyanzha, Sindhy Melly, Putra Angkasa, dan lainnya.

Kegiatan penutupan TMMD 120 Kodim 0813 Bojonegoro akan dilaksanakan di lapangan Desa Napis, Kecamatan Tambakrejo, pada 6 Juni 2024 mulai pukul 08.00 WIB.

Acara ini direncanakan akan dihadiri oleh jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bojonegoro, para pejabat Kodam V Brawijaya, dan Korem 082 Citra Panca Yudha Jaya.

Selain upacara dan penyerahan hasil kegiatan program, penutupan TMMD 120 juga akan disemarakkan dengan berbagai acara seperti hiburan rakyat, bakti sosial donor darah, pengobatan gratis, serta pemberian sembako kepada warga kurang mampu. Diharapkan masyarakat Desa Napis dan sekitarnya dapat hadir dan memanfaatkan acara tersebut.

Baca Juga :  Dirut Bulog Pastikan Harga Beras Turun, Panen Mulai Mengisi Pasar

“Ayo bersama kita ramaikan penutupan program TNI Manunggal Membangun Desa atau TMMD ke-120 tahun 2024 di Desa Napis Kecamatan Tambakrejo,” kata Letkol Czi Arief Rochman Hakim, SE., MM., selaku Dansatgas TMMD 120 Kodim 0813 Bojonegoro, dalam pesan elektroniknya, Kamis (23/5/2024).

Program TMMD 120 Kodim 0813 Bojonegoro berlangsung dari tanggal 8 Mei hingga 6 Juni 2024 dengan mengusung tema ‘Darma Bakti TMMD Mewujudkan Percepatan Pembangunan di Wilayah’. Lokasi sasaran program ini berada di dua desa, yaitu Desa Malingmati dan Desa Napis, Kecamatan Tambakrejo.

Baca Juga :  Danramil Sukosewu, BPBD Bojonegoro dan Masyarakat Pasang Penahan Longsor

Sasaran fisik dalam program ini diprioritaskan untuk membangun infrastruktur, peningkatan sarana dan prasarana, serta fasilitas umum seperti pembangunan jalan aspal, rehab check dam, TPT sungai, sarana air bersih, pembangunan rumah tidak layak huni, dan rehab ruang kelas sekolah.

Sedangkan sasaran non fisik ditujukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara serta menumbuhkembangkan ekonomi kerakyatan dan semangat gotong-royong guna mencapai kesejahteraan masyarakat. (fa/rin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *