Suaradesa.co, Bojonegoro — Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bojonegoro kembali menunjukkan kepedulian tinggi terhadap respons kemanusiaan nasional.
Sebanyak 100 kolf darah dikirim untuk membantu penanganan korban bencana yang melanda sejumlah daerah di Sumatera dalam beberapa hari terakhir.
Pengiriman darah ini dilakukan setelah koordinasi dengan PMI Pusat. Lonjakan kebutuhan darah terjadi karena banyaknya korban luka, berkurangnya pendonor akibat bencana, serta kebutuhan rutin pasien yang harus menjalani transfusi.
Kepala UTD PMI Bojonegoro, dr. Imam Sutrisno, menyampaikan bahwa seluruh stok yang dikirim merupakan sumbangan murni dari masyarakat Bojonegoro.
“Total 100 kolf darah terdiri dari 35 kolf golongan A, 30 kolf golongan B, 30 kolf golongan O, dan 5 kolf golongan AB. Semua berasal dari masyarakat Bojonegoro tanpa dipungut biaya apapun,” ujarnya.
Ketua PMI Bojonegoro, dr. H. A. Hernowo W. M.Kes., M.H., menambahkan bahwa bantuan tersebut adalah bentuk solidaritas nyata kepada warga Sumatera yang sedang berjuang di tengah masa sulit.
Menurutnya, setiap kolf darah yang dikirim bukan sekadar angka, tetapi harapan baru bagi pasien yang membutuhkan penanganan segera.
“PMI Bojonegoro akan terus siap mendukung upaya pemulihan, termasuk jika kebutuhan tambahan muncul,” tegasnya.
Selain penyaluran darah, PMI Bojonegoro juga mengajak masyarakat berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan melalui donor darah maupun dukungan lain seperti crowdfunding yang telah dibuka melalui akun Instagram @pmi_kab.bojonegoro dan @uddpmibojonegoro.
“Saat satu daerah mengalami musibah, seluruh kita memiliki peran untuk saling menguatkan,” tambah Hernowo.
Melalui bantuan ini, PMI Bojonegoro berharap dapat meringankan beban para korban sekaligus memperkuat semangat gotong royong antar daerah di Indonesia.(fa/him)







