Serba Serbi

Lima Tahun Kepemimpinan era Bupati Anna Mu’awanah, IPG Bojonegoro Terus Alami Kenaikan

4
×

Lima Tahun Kepemimpinan era Bupati Anna Mu’awanah, IPG Bojonegoro Terus Alami Kenaikan

Sebarkan artikel ini
Era Bupati Anna Mu'awanah, IPG Bojonegoro Terus Alami Kenaikan
Era Bupati Anna Mu'awanah, IPG Bojonegoro Terus Alami Kenaikan

Bojonegoro – Pembangunan manusia terpilah gender Kabupaten Bojonegoro berada pada angka 90,87 naik 0,24 poin dari tahun 2022 yang berada di angka 90,63.

Hal itu menunjukkan Indeks Pembangunan Gender (IPG) Kabupaten Bojonegoro selama lima tahun terakhir terus mengalami kenaikan positif.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bojonegoro, Anwar Mukhtadlo, sesuai data BPS, IPG Kabupaten Bojonegoro sejak kepemimpinan Bupati Anna Mu’awanah saat menjabat tahun 2018 terus mengalami kenaikan.

Konsep gender sendiri digunakan untuk menggambarkan peran, perbedaan fungsi, tanggung jawab dan relasi sosial laki-laki dan perempuan yang dipengaruhi oleh budaya dan kondisi sosial masyarakat.

“Kenaikan nilai IPG ini menunjukkan bahwa pembangunan manusia terpilah gender di Bojonegoro mengalami perkembangan yang positif. Yakni rasio antara capaian pembangunan kapabilitas antara perempuan dan laki- laki semakin mendekati setara,” terangnya.

Baca Juga :  Lastri Menceritakan Manfaat Besar JKN: "Semoga Ada Selamanya"

Pada 2023 komponen IPG perempuan yang berada di atas laki-laki adalah usia harapan hidup dan harapan lama sekolah. Untuk usia harapan hidup (UHH) perempuan naik dari 74,04 menjadi 74,63, sedang harapan lama sekolah dari 12,95 di 2022 naik menjadi 13,03 di 2023.

Sedang komponen rata-rata lama sekolah dan pengeluaran perkapita masih berada di bawah laki-laki.

Lebih lanjut, Anwar menjelaskan, Pemkab Bojonegoro terus berupaya memaksimalkan capaian komponen Kesehatan.

Diantaranya melalui UHC, dimana 100 persen masyarakat Kabupaten Bojonegoro telah tercover jaminan Kesehatan/ PBI daerah. Selain itu varibel-variabel yang berkaitan dengan angka harapan hidup juga terus ditingkatkan.

Baca Juga :  PB Angkling Kusuma Borong Piala di Bupati Cup

Di bidang pendidikan, IPG yang ditunjukkan dari Harapan Lama Sekolah (HLS) dan Rata-rata Lama Sekolah (RLS) juga mengalami kenaikan. HLS gender laki-laki pada 2022 sebesar 12,64 naik menjadi 12,7 pada 2023. Sedang HLS perempuan sebesar 12,95 pada 2022 dan naik menjadi 13,03 pada 2023. Adanya kenaikan ini menggambarkan keberhasilan program Pendidikan.

Pemkab, lanjut dia, terus berusaha memperluas akses dan kesempatan laki-laki maupun perempuan terhadap pendidikan seperti program beasiswa 10 sarjana per desa kepada 1.965 mahasiswa, beasiswa tugas akhir bagi 121 mahasiswa, dan beasiswa scientist bagi 302 mahasiswa.

“Juga ada program Bosda SD/MI dan SMP/MTS sehingga gap antara komponen pembangunan manusia terpilah gender di bidang pendidikan semakin kecil,”pungkasnya.(rin/zen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *