Serba Serbi

Kepala Kementerian Agama Bojonegoro Intruksikan Pengumpulan KTP untuk Kepentingan Calon Bupati Independen

45
×

Kepala Kementerian Agama Bojonegoro Intruksikan Pengumpulan KTP untuk Kepentingan Calon Bupati Independen

Sebarkan artikel ini

Bojonegoro – Aksi kontroversial dilakukan oleh pegawai Kementerian Agama (Kemenag) Bojonegoro yang diduga mengintruksikan lembaga sekolah tingkat RA di Kecamatan Sukosewu dan Malo untuk mengumpulkan fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Pengumpulan KTP tersebut diduga untuk kepentingan Sekretaris Daerah (Sekda) Nurul Azizah yang mencalonkan diri sebagai Bupati Bojonegoro pada Pilkada 2024 melalui jalur independen.

Apa yang dilakukan itu, merupakan instruksi dari Kepala Kemenag Bojonegoro, Abdul Wakhid.

Baca Juga :  Gubernur Khofifah Dorong Berkembangnya Usaha Padat Karya

Salah satu guru RA di Kecamatan Sukosewu yang enggan disebutkan namanya (Ns) menyayangkan adanya pesan WhatsApp (WA) beruntun terkait pengumpulan KTP.

Pesan WA tersebut berasal dari Kepala RA Sukosewu yang meminta bantuan untuk mendukung pencalonan Nurul Azizah sebagai calon bupati.

“Setiap kepala (sekolah) mengirim minimal 5 KTP, terutama KTP guru-gurunya. Setiap KTP ada anggarannya Rp15 ribu,” ujar Ns.

Di Kecamatan Malo, seorang guru berinisial Wk juga mengalami pengalaman serupa.

Baca Juga :  SKK Migas Jabanusa Monitoring Program Pengembangan Masyarakat Sekitar Pertamina EP Asset 4 Sukowati Field

“Ini ada info mendadak, instruksi dari Bapak Kepala Kemenag minta fotokopi KTP untuk mendukung pencalonan Bu Nurul. Hari ini setor terakhir,” ungkap Wk.

Pengumpulan KTP ini menuai kecaman dari berbagai pihak, dengan tuduhan menggunakan jabatan dan fasilitas negara untuk kepentingan politik individu.

Ketika dikonfirmasi Kepala Kementerian Agama Bojonegoro, Abdul Wakhid, membantah hal itu.

“PNS netral, Saya tidak pernah perintah ngumpulkan ktp,”elaknya. (rin/zen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *