Tuban – Batik Tenun Gedog Tuban bukanlah satu-satunya produk unggulan yang memiliki potensi Indikasi Geografis (IG) di Kabupaten Tuban.
Melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan (Bappeda-Litbang), Kabupaten Tuban mengidentifikasi ragam produk lain yang juga memiliki potensi IG yang belum tergali sepenuhnya.
Menurut Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan Bappeda-Litbang Tuban, Eryan Dewi Fatmawati, wilayah Tuban kaya akan potensi IG yang bisa dimanfaatkan.
Mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 56 Tahun 2022 tentang Kekayaan Intelektual Komunal, potensi IG merupakan produk yang mendapatkan reputasi tertentu karena faktor lingkungan geografisnya.
“Selain Batik Tulis Tenun Gedog Tuban, di Kabupaten Tuban sendiri juga terdapat produk-produk lain yang memiliki potensi IG,” ujar Eryan kepada reporter Diskominfo SP pada Jumat (23/02).
Selain Batik Tulis Tenun Gedog Tuban, produk lain yang juga memiliki potensi IG antara lain Batik Tenun Gedog Lowo Tuban, Batik Lurik, dan beragam produk lainnya yang khas dan unik.
Meskipun memiliki banyak potensi IG, Bappeda-Litbang Tuban sedang fokus pada pendaftaran Batik Tulis Tenun Gedog Tuban sebagai produk IG.
Hal ini karena hingga saat ini, produk yang telah terdaftar sebagai produk IG di Provinsi Jawa Timur adalah produk hasil pertanian.
“Jika Batik Tulis Tenun Gedog Tuban berhasil tercatat sebagai produk IG, maka Kabupaten Tuban bisa menjadi daerah pertama yang mendaftarkan produk IG non-pertanian,” tambahnya.
Potensi IG ini memberikan peluang besar bagi Kabupaten Tuban dalam mengangkat nilai ekonomi lokal dan meningkatkan citra produk-produk unggulannya di mata pasar.
Kabupaten Tuban berharap dapat memanfaatkan potensi ini dengan baik untuk kemajuan daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat petani dan pengrajin lokal. (sya/rin)







