Serba Serbi

Dugaan Dukungan Politik dari ASN dan Kemenag Bojonegoro untuk Nurul Azizah di Pilkada 2024

28
×

Dugaan Dukungan Politik dari ASN dan Kemenag Bojonegoro untuk Nurul Azizah di Pilkada 2024

Sebarkan artikel ini

Bojonegoro – Kehebohan politik melanda Bojonegoro ketika informasi tentang pertemuan yang melibatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) dari lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dan Kementerian Agama (Kemenag) bersama tokoh politik setempat, Nurul Azizah dan Nafik Sahal, di sebuah Pondok Pesantren (Ponpes) ternama mencuat ke permukaan.

Pertemuan kontroversial ini terjadi pada Jumat (10/5/2024), menimbulkan kecurigaan akan adanya manipulasi politik.

Beberapa ASN tertangkap kamera dalam pertemuan yang diduga merupakan bagian dari rencana Sekretaris Daerah (Sekda) Bojonegoro untuk maju secara independen, yang berlangsung di salah satu Ponpes terkemuka.

Baca Juga :  Mengenal Novita Hidayatul Ulya, Peraih Juara Tiga Judo Porprov Jatim 2022

Dalam foto-foto yang beredar, Kepala Kemenag, Abdul Wakhid terlihat berdiri di tengah-tengah Nurul Azizah, Nafik Sahal, sejumlah ASN, dan kyai setempat.

Seorang narasumber yang menggunakan inisial Yh (45) mengungkapkan bahwa pertemuan tersebut mengindikasikan dukungan politik kepada Sekda Bojonegoro, Nurul Azizah, dan Gus Nafik sebagai wakilnya.

Namun, tidak semua kyai di Ponpes tersebut merasa yakin dengan arah dan tujuan pertemuan tersebut sehingga menolak untuk menghadirinya.

Baca Juga :  Pawai Budaya Hari Kedua, Peserta SD-SMP Tampilkan Kreatifitas Budaya Lokal

Yh juga menyebutkan adanya laporan tentang intervensi dari pihak Kemenag terhadap lembaga-lembaga pendidikan untuk mendukung Nurul Azizah.

“Kami berharap agar tidak ada lagi intervensi atau intimidasi dari pihak-pihak tertentu dalam Pilkada mendatang, meminta agar proses politik dapat berjalan secara jujur dan transparan,”ungkapnya.

Skandal politik ini menjadi sorotan masyarakat Bojonegoro, menimbulkan kekhawatiran akan integritas proses demokrasi.

Kepala Kemenag, Abdul Wakhid, membantah pertemuan tersebut merupakan konsolidasi politik.

“Ouw, hanya membicarakan tentang haul,”elaknya. (rin/zen)

(rin/zen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *