Pertamina EP Cepu
Berita UtamaSerba Serbi

Difabel Bojonegoro-Tuban Ikuti Pelatihan Pembuatan Nasi Jagung Instan

58
×

Difabel Bojonegoro-Tuban Ikuti Pelatihan Pembuatan Nasi Jagung Instan

Sebarkan artikel ini

 

Suaradesa.co (Bojonegoro) – Dalam rangka mengembangkan potensi hasil pertanian berupa Jagung di kabupaten Tuban dan Bojonegoro, Yayasan Sikas Bhakti Nusantara bersinergi dengan ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) menggelar pelatihan produksi nasi jagung instan bagi penyandang Disabilitas dari Tuban dan Bojonegoro, Kamis (21/10/2021)

Pelatihan dilaksanakan di Rumah Bersama (RB) yang juga akan dijadikan sebagai pusat Galeri UMKM Disabilitas di Jl. Mliwis Putih, Bojonegoro. Acara tersebut dihadiri oleh Direktur Yayasan Sikas Bhakti Nusantara M Yasin, Perwakilan EMCL Malik Ukay Sukaya, Ketua Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (DPC-PPDI) Kabupaten Bojonegoro bersama anggota dan perwakilan disabilitas dari Tuban

Yasin menjelaskan, latar belakang dilaksanakannya pelatihan produksi nasi jagung instan ini adalah untuk memaksimalkan dan mengembangkan produksi pertanian berupa Jagung. Kabupaten Bojonegoro dan Tuban merupakan penghasil jagung yang luar biasa yang perlu ada sentuhan inovasi dan kreasi sehingga bernilai jual lebih tinggi, menurut dia ini perlu di kembangkan kepada masyarakat khususnya para Disabilitas sehingga bisa menambah penghasilan dan meningkatkan perekenomian.

Baca Juga :  Bersama Poktan, Kodim Bojonegoro Lakukan Tanam Perdana

“Mereka lebih sejahtera baik individu, keluarga maupun organisasnya,” terang Yasin.

Selain diberikan materi tata cara memproduksi, nantinya para peserta juga akan dibekali pelatihan cara pengemasan, branding produk dan pemasaran.

Sementara itu, Nur lailatus Sa’diyah yang merupakan owner Nasi Jagung Instan (Karon) selaku narasumber dalam kegiatan pelatihan ini mengajak seluruh peserta mengenal dan mengetahui manfaat jagung bagi kesehatan. Cara pengolahan dari awal hingga proses pengeringan dan pengepakan untuk mencapai hasil yang maksimal dan berkualitas.

Baca Juga :  Lima Rumah di Desa Sendangharjo Terbakar, Kerugian Capai Rp600 Juta

Perwakilan EMCL, Ukay Subeki, , mengapresiasi kegiatan yang digelar ini. Ia berharap, nantinya para peserta akan lebih mandiri dan tetap bersemangat dalam menjalani sebuah proses.

“Manfaatkan semua fasilitas yang telah diberikan EMCL mulai dari kegiatan pelatihan, diskusi, bantuan bahan baku, mesin, peralatan dan rumah bersama dengan sebaik-baiknya dalam suasana gembira penuh kebersamaan,” imbuhnya.

Ia juga mengatakan bahwa ini merupakan bentuk Komitmen Exxonmobil untuk mendukung seluruh komponen masyarakat dalam hal pemberdayaan kaum Difabel maupun Infrastruktur.(*zi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *