Rilis

Pj Adriyanto Tinjau Rumah Rawan Longsor di Bantaran Sungai Bengawan Solo

16
×

Pj Adriyanto Tinjau Rumah Rawan Longsor di Bantaran Sungai Bengawan Solo

Sebarkan artikel ini
Pj Adriyanto Tinjau Rumah Rawan Longsor di Bantaran Sungai Bengawan Solo
Pj Adriyanto Tinjau Rumah Rawan Longsor di Bantaran Sungai Bengawan Solo

Bojonegoro – Dampak cuaca ekstrem dalam sepekan terakhir di wilayah hulu Sungai Bengawan Solo menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat. Banjir yang meluap hingga mengenangi pemukiman warga dan area persawahan, turut membawa risiko longsor yang mengancam sejumlah rumah di sekitar bantaran sungai, khususnya di Desa Sranak, Kecamatan Trucuk.

Pada Jumat, 15 Maret 2024, Penjabat Bupati Bojonegoro, Adriyanto, memimpin inspeksi mendadak (sidak) di wilayah terdampak. Didampingi oleh Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (PU SDA), Camat, dan Kepala Desa Sranak, Adriyanto bertekad memastikan jumlah area terdampak serta mencari solusi untuk keselamatan warga.

Baca Juga :  Dukung Pelayanan Polri, Bupati Bojonegoro Raih Penghargaan Tan Hana Dharma Mangrwa

Menurut Asmadi Usman, Kepala Desa Sranak, ada tiga rumah yang terdampak, yakni milik keluarga Sahdi, Sunarjo, dan Joko Umbaran. Keadaan rumah Sunarjo yang berada di tebing sungai, hanya berjarak satu meter dari tepian sungai, menjadi perhatian utama. Dimensi longsor mencapai 20 meter dengan kedalaman 15 meter.

Rumah milik keluarga Sahdi dan Joko Umbaran juga menghadapi ancaman serupa, dengan dimensi longsor mencapai 50 meter dan 14 meter, secara berturut-turut. Meski belum ada korban jiwa, Pemerintah Desa Sranak telah mempersiapkan lahan untuk relokasi warga yang terdampak.

Baca Juga :  Gelar Pembinaan dan Rakerda, PKK Bojonegoro Tingkatkan Kapasitas

Adriyanto, dalam peninjauan tersebut, menyampaikan kekhawatirannya terhadap risiko longsor, terutama di musim hujan seperti saat ini. Dia memastikan bahwa Pemkab sedang mencari solusi untuk mengurangi risiko tersebut, termasuk relokasi warga yang terdampak.

Pj Bupati juga mengingatkan agar warga tetap waspada dan berhati-hati, terutama saat musim hujan. Koordinasi dengan pihak terkait terus dilakukan untuk menangani situasi darurat.

Setelah peninjauan, Adriyanto juga menyerahkan bantuan kemanusiaan kepada keluarga terdampak sebagai bentuk dukungan dan solidaritas dari Pemkab Bojonegoro. (rilis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *