Pertamina EP Cepu
Rilis

Bojonegoro Raih Tiga Penghargaan pada BBGRM dan HKG PKK Provinsi Jatim 2024

447
×

Bojonegoro Raih Tiga Penghargaan pada BBGRM dan HKG PKK Provinsi Jatim 2024

Sebarkan artikel ini
Pemkab Bojonegoro Raih Tiga Penghargaan pada BBGRM dan HKG PKK Provinsi Jatim 2024
Pemkab Bojonegoro Raih Tiga Penghargaan pada BBGRM dan HKG PKK Provinsi Jatim 2024

Blitar – Bojonegoro kembali menunjukkan prestasinya dengan meraih tiga penghargaan pada Puncak Peringatan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) Ke-XXI dan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK Ke-21 Provinsi Jawa Timur Tahun 2024.

Acara yang berlangsung di Alun-alun Kota Blitar dari 7 hingga 11 Juni ini merupakan momentum strategis untuk mengimplementasikan nilai dan semangat gotong royong di masyarakat.

Penjabat Gubernur Jatim, Adhi Karyono, menyampaikan apresiasinya kepada seluruh peserta dari Kabupaten/Kota se-Jawa Timur atas partisipasi dan suksesnya penyelenggaraan BBGRM. Khususnya kepada Wali Kota Blitar beserta TP PKK Kota Blitar yang menjadi tuan rumah.

Adhi menilai, peringatan BBGRM ini sangat relevan karena selaras dengan semangat Pancasila yang diringkas oleh Bung Karno menjadi gotong royong.

“Inti dari Pancasila adalah gotong royong. Maka tidak salah sangat relevan bahwa gotong royong merupakan inti dari setiap sendi-sendi kehidupan,” ungkap Adhi.

Baca Juga :  Panen Jagung Pulut, Bupati Bojonegoro Harapkan Gerakan Potensi Lahan Tanaman Pangan

Adhi Karyono juga memberikan penghargaan kepada Kabupaten/Kota yang melaksanakan gotong royong terbaik. Kabupaten Bojonegoro menerima tiga penghargaan sebagai berikut:

Kategori Desa: Desa Pajeng, Kecamatan Gondang, meraih Terbaik II.

Inovasi Teknologi Tepat Guna: Rohmad Ainul Yaqin asal Kecamatan Margomulyo meraih Juara II.

Pos Pelayanan Teknologi Tepat Guna: POSYANTEKDES Margo Trokal Desa Margomulyo meraih Juara III.

Penjabat Bupati Bojonegoro, Adriyanto, mengucapkan terima kasih kepada kepala desa dan seluruh peserta yang berhasil meraih penghargaan.

“Ini akan menjadi langkah awal kita ke depan untuk Kabupaten Bojonegoro semakin maju, sukses, dan semakin baik,” ujarnya. Adriyanto berharap penghargaan ini menjadi modal untuk memacu semangat inovasi dan memperkuat pembangunan Bojonegoro.

Kegiatan gotong royong di Kabupaten Bojonegoro dilaksanakan dengan melibatkan berbagai lembaga masyarakat desa dan kelurahan seperti TP PKK, Karang Taruna, RT/RW, serta Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa/Kelurahan.

Baca Juga :  Dery Ansha Berikan Tips Branding UMKM di Pekan Batik Bojonegoro

Salah satu contoh pelaksanaan gotong royong ini dapat dilihat di Desa Pajeng, Kecamatan Gondang. Tim penilai melihat berbagai aspek kegiatan gotong royong di desa ini, seperti Lumbung Kemakmuran dan Rukun Kematian.

Lumbung Kemakmuran menunjukkan bagaimana masyarakat Desa Pajeng menyisihkan hasil panen untuk dikembangkan melalui kegiatan simpan pinjam yang hasilnya digunakan untuk pembangunan desa.

Sedangkan Rukun Kematian menunjukkan semangat gotong royong masyarakat dalam membantu keluarga yang berduka, memastikan jenazah mendapatkan pengurusan pemakaman yang layak dan sesuai dengan syariat agama.

Prestasi ini membuktikan bahwa nilai-nilai gotong royong masih hidup dan mengakar kuat di masyarakat Bojonegoro.

“Mudah-mudahan dengan penghargaan ini menjadi modal memacu semangat untuk semua warga Bojonegoro memberikan inovasi-inovasi dan memperkuat membangun Bojonegoro semakin maju dan semakin hebat serta sejahtera,” pungkas Adriyanto. (rilis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *