iklan skk-emcl

Home / Peristiwa

Kamis, 22 September 2022 - 14:00 WIB

Vonis Kasus Perades Ringan, Masyarakat Blora Kecewa

Suaradesa.co (Blora) – Vonis 5 bulan yang dijatuhkan kepada para terdakwa kasus pemalsuan dokumen yaang dijatuhkan hari ini jelas mencederai rasa keadilan. Publik termasuk Ribuan Capraga, Pemuda Pancasila dan PKN menganggap persidangan tidak mampu melihat kasus perades ini sebagai kasus besar.

Ketua MPC Pemuda Pancasila Blora, Munaji menilai persidangan tidak melihat tekanan publik sebagai bagian dari penilaian dalam memberikan vonis. Demo berjilid-jilid, termasuk demo terakhir di depan PN tidak dianggap sebagai bentuk aspirasi dan harapan publik terhadap penegakan keadilan kasus perades ini.

Persidangan tidak sensitif terhadap besarnya perhatian masyarakat Blora. Seharusnya persidangan melihat fakta sosial bahwa jual beli jabatan dalam Perades sudah bukan rahasia umum. Sehingga tidak hanya melihat fakta hukum yang nampak di persidangan. Tapi juga mengembangkan kasus sampai pada akar kasus yaitu jual beli jabatan.

Baca Juga :  Tiga Orang Ditangkap Mabes Polri, Kades Kentong Terlibat??

Ketua PKN Sukisman melihat ini adalah drama penegakan hukum, dan hal ini sudah kami duga sebelumnya. Bahwa tuntutan ringan yang hanya 6 bulan, maka kami menduga akan diputus di bawahnya atau bahkan diputus percobaan, meski akhirnya divonis kurungan 5 bulan. Jelas ini adalah drama peradilan yang sangat sempurna.

“Selain itu bahwa kasus pemalsuan dokumen hanyalah sebagai modus dalam kecurangan tes Perades. Seperti juga kecurangan tes CAT hanyalah modus untuk merekayasa hasil tes perades. Persidangan seharusnya mampu membaca motif dari kecurangan tes Perades ini yaitu adanya jual beli jabatan” ujar Sukisman

Baca Juga :  Damkar Bojonegoro Padamkan Api Yang Melalap Rumpun Bambu

Dyan Puspita mewakili Capraga menambahkan bahwa penegakan hukum bertujuan untuk memberikan efek jera kepada para pelaku kejahatan. Vonis 5 bulan ini terlalu ringan dan tidak memberi efek jera termasuk kepada pelaku yang belum dilaporkan ataupun pelaku yang sedang di proses APH.

Oleh karena itu, Capraga bersama PP dan PKN akan melanjutkan uoaya membongkar kejahatan ini dengan menambah aduan desa-desa lain terkait kecurangan tes perades ini. (rilis)

Share :

Baca Juga

Headline

Warga Mayangrejo Temukan Ular Sanca Dibelakang Rumah

Headline

PMI Bojonegoro Kirim Bantuan Erupsi Semeru

Headline

Identitas Korban Tenggelam di Bengawan Solo Belum Diketahui

Peristiwa

Diduga Korslenting Listrik, Rumah di Sukowati Terbakar

Headline

Polres Blora Tetapkan Kades dan PLD Beganjing Menjadi Tersangka

Headline

Kecepatan Tinggi, Bus Margo Djoyo Tabrak Pengendara Motor
Kebakaran warung soto

Peristiwa

LPG Bocor, Warung Soto di Karangpacar Terbakar

Headline

BPBD Bojonegoro Evakuasi Jenazah Mrs X di Bantaran Bengawan Solo