Home / Peristiwa

Senin, 2 November 2020 - 22:47 WIB

Tim Rescue Bojonegoro Tangani Sarang Tawon Ndas

Suaradesa.co (Bojonegoro) – Tim Rescue Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, dalam satu hari melakukan penanganan sarang tawon ndas (Vespa Affiniss) Desa Balongcabe, Kecamatan Kedungadem, dan Desa Senganten, Kecamatan Gondang, pada Senin (2/11/2020).

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran, Gunawan, mengatakan, Tim Rescue sering menangani sarang Tawon Ndas dirumah warga.

“Kami melakukan penanganan dengan tekhnik pengasapan,” ujarnya.

Diakui jika keberadaan Tawon Ndas membahayakan warga. Banyak laporan yang diterima dan Tim langsung turun lokasi untuk menanganinya.

“Untuk menangani sarang tawon ndas, Damkar menerjunkan tiga personil dengan satu kendaraan fire btruck dyna,” pungkasnya.

Baca Juga :  Komisi B : Tak Hanya pupuk, Petani Juga Butuh Akses Transportasi

Berikut adalah lima fakta tentang tawon ndas atau Vespa affinis versi Kompas.com

1. Merupakan jenis social wasps (hidup dalam kelompok) Hari menjelaskan, sebagai salah satu jenis dari social wasps, tawon ndas memiliki sistem bermasyarakat atau hidup berkelompok seperti lebah. Hal ini membuat membuat tawon ndas memiliki fase pemeliharaan anak (maternal care)

2. Habitatnya di mana-mana Tawon ndas merupakan pemangsa larva yang dapat ditemukan di berbagai tempat.
3. Aktif pada siang hari Tawon ndas merupakan hewan yang berdarah dingin sehingga memerlukan suhu udara yang panas, khususnya pada siang hari, untuk meningkatkan metabolisme dalam tubuhnya.

Baca Juga :  Rekruitmen CPNS dan P3K Dibuka, Pemkab Bojonegoro Tunggu Petunjuk Lokasi Pelaksanaan

4. Tawon yang dapat menyengat adalah betina Hanya tawon betina yang dapat menyengat karena memiliki organ penyengat dan memiliki venom atau racun.

5. Mengeluarkan feromon saat sengatan pertama Tawon ndas bersifat sangat agresif jika dalam posisi terganggu, dan ia memiliki feromon yang berfungsi sebagai peringatan bahaya bagi tawon-tawon lainnya. Feromon yang dikeluarkan tawon ndas saat sengatan pertama memicu tawon-tawon lain ikut menyerang.

Sengatan bersama-sama inilah mematikan bagi manusia karena bisa menimbulkan anafilaksis atau reaksi alergi berat. (*rin)

Share :

Baca Juga

Headline

Lalai, Bocah 5 Tahun Tewas Tenggelam di Sawah

Peristiwa

Si Jago Merah Lalap Kandang Sapi di Tambakrejo

Headline

Setubuhi Anak Kandung Sembilan Kali, Warga Kecamatan Sekar Diamankan Polisi
Dinas Perdagangan Bojonegoro Ambil Langkah Atasi Kelangkaan Minyak Goreng

Headline

Dinas Perdagangan Bojonegoro Ambil Langkah Atasi Kelangkaan Minyak Goreng

Peristiwa

Gugus tugas pencegahan dan penanggulangan virus Covid-19 Kabupaten Bojonegoro bagikan masker di pasar kota

Headline

Ramai Dilihat, Lokasi Semburan Air di Desa Sidomulyo Diberi Police Line

Headline

Diduga Keracunan, 10 Warga Sekaran Dilarikan ke Puskesmas Usai Hajatan

Peristiwa

Rawan Longsor, Polsek Kedewan Ingatkan Pengguna Jalan