Peristiwa

Pembunuh Wanita dan Bayi di Sidoarjo Ternyata Kekasih Korban

305
×

Pembunuh Wanita dan Bayi di Sidoarjo Ternyata Kekasih Korban

Sebarkan artikel ini
Nizar Muhariya Warga Desa Kedengsari, Tanggulangin, Sidoarjo, Pelaku Pembunuhan
Nizar Muhariya Warga Desa Kedengsari, Tanggulangin, Sidoarjo, Pelaku Pembunuhan

Sidoarjo – Tersangka pembunuhan wanita dan bayi yang baru dilahirkannya di kamar kos Jumputrejo, Sidoarjo, ternyata adalah kekasih korban. Pelaku, Nizar Muhariya (36), warga Desa Kedengsari, Tanggulangin, Sidoarjo, mengakui hubungan terlarang dengan korban, Inanti (33), warga Desa Dawuhan Wetan, Rowo Kangkung, Lumajang.

Dalam pengakuannya kepada polisi dan wartawan, Nizar menjelaskan bahwa ia berkenalan dengan korban melalui media sosial sejak November 2023 dan mulai berpacaran sejak Januari 2024.

“Pacaran mulai bulan Januari 2024, sejak itulah saya sering datang ke kos. Setiap minggu hubungan badan, seminggu minimal 2 kali,” ujar Nizar di Polresta Sidoarjo, Jumat (28/6/2024).

Hubungan tersebut mengakibatkan Inanti hamil. Namun, saat diminta pertanggungjawaban, Nizar menolak dan sejak awal menginginkan janin digugurkan.

Baca Juga :  Ucapkan Bela Sungkawa, Sekda Nurul Minta Keluarga Korban Laka Lantas Tabah

Pada hari nahas itu, Inanti meminta Nizar datang ke kos karena merasa sakit seperti hendak melahirkan. Menurut Nizar, saat itu korban memintanya membantu proses persalinan. Ia pun memijat perut Inanti hingga bayi laki-laki lahir dan menangis. Bingung agar kelahiran bayi tidak diketahui oleh tetangga kos, Nizar membekap mulut dan hidung bayi hingga bayi tidak bergerak.

“Agar kelahiran bayi tidak diketahui oleh tetangga kos, bayi itu saya bekap bagian mulut dan hidung,” jelas Nizar.

Setelah itu, Nizar meletakkan bayi di samping korban dan keluar dari kamar kos untuk membeli minuman. Ketika kembali, ia menemukan bahwa keduanya sudah meninggal. Merasa bingung, ia meninggalkan tempat kejadian dengan membawa handphone dan motor korban.

Baca Juga :  Tim SAR BPBD Tuban Berhasil Evakuasi Korban Tenggelam

Peristiwa tragis ini terjadi di kamar kos korban di Dusun Keling, RT 15, RW 4, Desa Jumputrejo, Kecamatan Sukodono, Sidoarjo. Nizar datang ke kamar kos pada Minggu (24/6) pagi, dan jenazah Inanti serta bayinya ditemukan oleh pemilik kos pada Selasa (26/6) siang pukul 11.30 WIB.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Christian Tobing menyatakan bahwa setelah menerima laporan, melakukan olah TKP, dan memeriksa saksi, pelaku berhasil ditangkap anggota Satreskrim Polresta Sidoarjo di wilayah Driyorejo, Gresik.

“Pelaku dijerat pasal berlapis di antaranya pasal 80 dan pasal 76 C, UU No 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, serta pasal 338 dan pasal 359 KUHP dengan ancaman 15 tahun penjara,” kata Christian. (mir/rin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *