Home / Peristiwa

Rabu, 17 Agustus 2022 - 18:11 WIB

Dampak Perang Ukraina dan Rusia Dirasakan UMKM dari Bojonegoro

Suaradesa.co (Bojonegoro) — Pisang termasuk salah satu tanaman yang seluruh bagiannya bisa dimanfaatkan menjadi hal yang bernilai guna.

Selain buahnya merupakan sumber vitamin andalan, daun pisang juga menjadi salah satu elemen yang paling sering dimanfaatkan masyarakat terutama untuk membungkus berbagai jenis makanan.

Bahkan, pelepah pisang pun bisa dimanfaatkan menjadi berbagai kerajinan yang bernilai jual tinggi. Seorang lelaki di yang bernama Nur Salim warga asal Desa Mulyorejo Kecamatan Tambakrejo Kabupaten Bojonegoro memanfaatkan pelepah pisang untuk mengumpulkan pundi-pundi rupiah.

Pasalnya pria tersebut, memanfaatkan pelepah pisang untuk bahan kerajin berupa tali dan barang-barang unik lainnya. Dia mengatakan, awal mula menekuni usaha pelepah pisang ini di karenakan melihat potensi di Desa Mulyorejo yang pelepah pisangnya sangat melimpah ruah, dan sangat di sayangkan jika harus di kirim mentah keluar daerah dengan harga yang relatif murah.

Baca Juga :  Operasi Yustisi Jaring 17 Pelanggar Prokes

“Di tahun 2021, saya bersama sebagian warga Desa Mulyorejo menekuni membuat tali dari pelepah pisang untuk dikirim ke Yogyakarta untuk di ekspor ke Amerika,” ujarnya kepada awak media suaradesa.co.

Dia menambahkan, bahwasannya di awal tahun 2022 semenjak meletusnya perang antara Ukraina dan Rusia pengiriman ekspor tali pelepah pisang berhenti total akibat gencatan senjata antar dua negara tersebut.

“Saya bersama warga sekitar tidak hanya memproduksi tali pelepah pisang saja, ada juga tas dari pelepah pisang dan kerajinan lainnya, Alhamdulillah dari menekuni usaha tersebut saya bisa mendapatkan untung yang lumayan,” ungkapnya.

Baca Juga :  PEP Cepu Field Lakukan Pembersihan Area Pipa Sambong

Bahkan Nur Salim pada tahun 2021 dirinya setiap bulannya mendapatkan jatah pengiriman hingga delapan ton per bulan, akan tetapi semenjak gencatan senjata antar Ukraina dan Rusia terjadi ekspor kerajinan pelepah pisangnya juga ikut terkena imbas hingga sekarang dirinya bisa mengirim barang satu ton perbulan saja sudah bersyukur.

Dia berharap untuk kedepannya perang antara Ukraina dan Rusia cepat berakhir, agar pengiriman ekspor tali pelepah pisang tidak terhambat seperti sekarang ini. Sebab semenjak terhambatnya pengiriman tersebut banyak pengrajin tali pelepah pisang yang berhenti produksi.(sya)

Share :

Baca Juga

Headline

Satu Rumah di Desa Singget Ambruk Diterjang Puting Beliung

Peristiwa

Polres Bojonegoro Amankan Pasutri Spesialis Curanmor

Headline

Kades Kanten Tipu Pengusaha Rp30 Juta, Janjikan Proyek Bodong

Headline

BPBD Bojonegoro Evakuasi Jenazah Mrs X di Bantaran Bengawan Solo

Headline

Inilah Jalan Alternatif Hindari Macet di Lamongan

Peristiwa

Pencarian Balita Tenggelam di Bengawan Solo, 86 Personel Diterjunkan

Headline

Jembatan Ambles di Ngasem, Dishub Peringatkan Pengguna Jalan

Headline

Diduga Korsleting Listrik, Rumah di Dusun Ngantru Terbakar