Pendidikan

PMI Banyuwangi dan Dinas Pendidikan Luncurkan Pelatihan Fasilitator PMR

354
×

PMI Banyuwangi dan Dinas Pendidikan Luncurkan Pelatihan Fasilitator PMR

Sebarkan artikel ini
PMI Banyuwangi dan Dinas Pendidikan Luncurkan Pelatihan Fasilitator PMR
PMI Banyuwangi dan Dinas Pendidikan Luncurkan Pelatihan Fasilitator PMR

Banyuwangi – Menindaklanjuti MoU antara Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Kabupaten Banyuwangi dengan PMI Kabupaten Banyuwangi, telah dilaksanakan Pelatihan Fasilitator Pembinaan PMR (Palang Merah Remaja) untuk SMA/SMK se-Kabupaten Banyuwangi.

Pelatihan ini diikuti oleh 30 guru dan tenaga administrasi sekolah, bertempat di Aula Cabang Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi.

Pada acara pembukaan yang dilaksanakan pada Selasa, 4 Juni 2024, Kepala Seksi SMA Cabdin, Bapak Mohamad Arief Ainur Rozie, M.Pd., menyampaikan harapannya agar para peserta dapat menjadi penggerak kesehatan dan kesiapsiagaan bencana di sekolah.

“Cuaca yang tidak menentu saat ini menjadikan sekolah sebagai tempat potensial penyebaran penyakit. Oleh karena itu, PMR harus menjadi ujung tombak penggerak kesehatan di lingkungan sekolah,” ujar beliau.

Baca Juga :  LPNU Latih BUMDes se-Kecamatan Balen

Pelatihan of Fasilitator (TOF) yang dilakukan hari ini merupakan program kedua dari pelaksanaan MoU antara Cabdin dan PMI, setelah sukses menggelar Forpis Berbagi Takjil.

“Ke depan, setiap SMA/SMK di Kabupaten Banyuwangi diharapkan memiliki Fasilitator PMR,” pungkasnya.

Dr. H. Nurhadi, MM., Wakil Ketua PMI Kabupaten Banyuwangi, dalam sambutannya menekankan bahwa pembina PMR saat ini dituntut untuk lebih kreatif dalam mendampingi PMR.

“Pembina PMR harus tidak hanya mendampingi tetapi juga mampu menjadi fasilitator yang memberikan materi, mengingat keterbatasan fasilitator PMR di PMI,” jelasnya.

Baca Juga :  BPD se-Kecamatan Purwosari Ikuti Pelatihan Peningkatan Kapasitas

Beliau juga meminta dukungan dari pembina PMR dan anggota PMR untuk turut mensukseskan Gerakan Bulan Dana PMI di sekolah masing-masing, yang akan diselenggarakan pada bulan Juni hingga Agustus 2024.

Nuning Hariyati, salah satu peserta dari SMAN 1 Genteng, menyampaikan harapannya bahwa pelatihan ini dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para pembina PMR di sekolah atau instansi tempat mereka mengabdi.

“Besar harapan kami agar peserta didik yang tergabung di Palang Merah Remaja menjadi relawan muda yang tangguh, tanggap, berakhlak, bermartabat, dan bermanfaat bagi sesama,” tambahnya. (fa/rin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *