Pertamina EP Cepu
Pendidikan

Keluarga Besar HMI Cabang Bojonegoro Nobar Film Lafran Pane

353
×

Keluarga Besar HMI Cabang Bojonegoro Nobar Film Lafran Pane

Sebarkan artikel ini
Keluarga Besar HMI Cabang Bojonegoro Nobar Film Lafran Pane
Keluarga Besar HMI Cabang Bojonegoro Nobar Film Lafran Pane

Bojonegoro – Keluarga besar Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bojonegoro, termasuk Habib Umar Al-Attas dan beberapa alumni senior, menggelar acara nonton bareng (nobar) film “Lafran Pane” di NSC Bojonegoro. Film ini mengisahkan pendiri HMI, Lafran Pane, dan perjuangannya dalam membentuk organisasi tersebut.

Habib Umar Al-Attas hadir bersama sejumlah tokoh muda alumni HMI seperti M. Danial Bustomi (notaris), Aulia Singa Zanki (dosen), M. Muchid (komisioner Bawaslu), dan Fahrur (pejabat di Kementerian Agama). Mereka berfoto bersama usai menyaksikan film tersebut.

Habib Umar Al-Attas mengapresiasi pesan yang disampaikan dalam film “Lafran Pane”. “Film ini sangat bagus, terutama untuk anak-anak muda agar mengerti tujuan hidup mereka, serta bagi generasi Z agar memahami betapa sulitnya perjuangan,” katanya.

Baca Juga :  Ini Pesan Bupati Bojonegoro dalam Kongres BEM PTNU Nusantara

Ia menekankan bahwa perjuangan menghadapi berbagai halangan berat, namun Lafran Pane berhasil melampauinya dengan kecerdasan dan keteguhan sikap.

Habib Umar juga menyoroti karakter Lafran Pane yang menonjol dalam dunia kemahasiswaan. “Dia memiliki argumentasi serta logika yang kuat, sehingga mampu eksis dan menonjol pada masanya,” ujar Habib Umar. Ia menekankan bahwa perjuangan bukan hanya soal kekuatan fisik, tetapi juga kecerdasan berpikir.

Lafran Pane, sebagai salah satu pendiri HMI tahun 1947 dan ketua pertama organisasi dengan ikon warna hijau hitam, dikenal memiliki pandangan dan sikap yang mulia.

Baca Juga :  Tolak Mediasi, Puluhan Mahasiswa Demo di Depan Kantor DPRD Bojonegoro

Meskipun menjadi pendiri, Lafran Pane tidak merasa lebih baik dari orang lain dan bersedia menjadi sekretaris umum HMI pada periode kedua untuk melanjutkan gerak organisasi.

Setelah menjadi alumni, pada acara kongres besar HMI di Solo tahun 1966, Lafran Pane sempat tidak dikenali oleh panitia sebagai pendiri HMI, menunjukkan bahwa niatnya bergabung dengan HMI bukan untuk popularitas, tetapi untuk membawa rahmat bagi alam semesta. Hal ini disampaikan oleh Rony Sugiarto, Ketua Umum HMI Cabang Bojonegoro.

Acara nobar ini diharapkan dapat menginspirasi anggota HMI dan masyarakat luas mengenai nilai-nilai perjuangan dan kecerdasan yang diajarkan oleh Lafran Pane. (fa/rin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *