Suaradesa.co, Tuban– Student Festival Weeks 2025 resmi dibuka di Tuban Abhirama, Sabtu (6/12). Agenda tahunan yang digelar Dinas Pendidikan Kabupaten Tuban ini menyedot perhatian publik dengan hadirnya Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky, SE., Sekda Tuban Dr. Ir. Budi Wiyana, M.Si., serta perwakilan forkopimda, bank daerah, Kemenag, kepala OPD, dan satuan pendidikan dari seluruh jenjang.
Acara ini dirancang sebagai ruang ekspresi, kreativitas, dan pengembangan kompetensi siswa. Melalui pentas seni, pameran karya, hingga berbagai lomba, Student Festival Weeks menghadirkan wadah kolaborasi besar antara siswa, guru, sekolah, dan masyarakat.
Plt. Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Tuban, Siswo Suwarko, M.Pd., menyampaikan bahwa festival ini menjadi bentuk apresiasi terhadap karya dan kreativitas pelajar di Tuban.
“Kami ingin menciptakan ruang kolaborasi antarsekolah, guru, dan masyarakat, sekaligus mengembangkan potensi siswa melalui kegiatan edukatif dan rekreatif,” ujarnya.
Ia menambahkan, rangkaian acara telah dimulai sejak beberapa hari sebelumnya dengan berbagai lomba untuk jenjang PAUD, SD, dan SMP. Pada puncak kegiatan, masyarakat dapat menikmati 40 penampilan pentas seni siswa selama dua hari, pukul 15.00–17.00 WIB dan 19.00–21.00 WIB, serta 31 stan pameran hasil karya pendidikan se-Kabupaten Tuban.
Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky, SE., atau yang akrab disapa Mas Lindra, mengapresiasi terselenggaranya festival pendidikan terbesar di Tuban tersebut. Ia memuji penampilan para siswa yang dinilai membuktikan proses belajar yang tidak hanya berfokus pada akademik.
“Saya bangga kepada adik-adik yang menampilkan kreasi dengan sangat baik. Kegiatan ini adalah bentuk apresiasi atas proses panjang yang telah dilalui,” ucap Bupati dua periode itu.
Mas Lindra menekankan pentingnya ruang berekspresi bagi siswa dan guru. Ia juga menyoroti kemampuan public speaking dan pentingnya melestarikan bahasa serta budaya lokal di tengah perkembangan zaman.
“Ilmu adalah jendela dunia, tetapi dengan bahasa kita bisa mempelajari, mengadopsi, dan mengembangkan budaya orang lain sehingga kita mampu bersaing,” katanya.
Ia berharap pentas seni dan seluruh rangkaian festival dapat memperkuat pelestarian budaya daerah sekaligus meningkatkan kemampuan adaptasi siswa terhadap perubahan nasional dan global.
Bupati juga memberikan apresiasi kepada Dinas Pendidikan Tuban yang berhasil mengolaborasikan unsur agama, budaya, teknologi, public speaking, dan kepemimpinan dalam satu kegiatan. Menurutnya, kolaborasi semacam ini harus terus diperluas pada tahun-tahun mendatang.
Student Festival Weeks 2025 ditargetkan mampu menumbuhkan kepercayaan diri siswa serta menjadi panggung bagi lahirnya talenta-talenta hebat dari seluruh jenjang pendidikan, baik negeri maupun swasta, di Kabupaten Tuban.
Dengan antusiasme besar dari siswa dan dukungan penuh pemerintah daerah, kegiatan ini diharapkan menjadi momentum penting untuk membangun ekosistem pendidikan yang kreatif, kolaboratif, dan berdaya saing. (Fa)







