Suaradesa.co, Tuban – Program transmigrasi gratis dari Kementerian Transmigrasi RI yang difasilitasi Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerin) Kabupaten Tuban dipastikan tertunda.
Penundaan ini terjadi lantaran adanya protes dan penolakan dari masyarakat lokal di daerah tujuan transmigrasi, yakni Kalimantan.
Sekretaris Disnakerin Tuban, Suwito, menjelaskan bahwa pihaknya masih menunggu surat edaran terbaru dari kementerian terkait penentuan lokasi pengganti.
Program ini tetap jalan, namun kita masih menunggu kepastian tujuan terbaru dari Kementerian Transmigrasi,” ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (12/8/2025).
Menurut data, program transmigrasi gratis yang rencananya ditutup pada 15 Agustus 2025 ini baru diikuti oleh satu keluarga dari target empat keluarga.
Untuk mengejar target, pihak Disnakerin terus menggencarkan sosialisasi hingga tingkat kecamatan dan desa.
Suwito menambahkan, peran Disnakerin Kabupaten Tuban dalam program ini sebatas memfasilitasi pemberangkatan dan mencari peserta.
Sementara itu, pelatihan dan fasilitas pendukung lainnya menjadi kewenangan Disnaker Provinsi Jawa Timur dan Kementerian Transmigrasi RI.
Dengan tertundanya keberangkatan tujuan Kalimantan, masyarakat calon transmigran di Tuban kini menunggu kepastian lokasi baru agar program tetap dapat berjalan dan memberikan peluang bagi warga untuk memulai kehidupan baru di daerah pengembangan.(red)







