Suaradesa.co, Tuban – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Tuban menggelar Lomba Desain Poster Literasi 2025 sebagai upaya mendorong kreativitas warga dan menghidupkan kembali budaya membaca di masyarakat.
Mengusung tema Kampanye Literasi, ajang ini terbuka gratis bagi siapa saja hingga 24 Agustus 2025.
Melalui medium visual, gagasan literasi diharapkan dapat menjangkau lebih banyak orang dan membangkitkan kesadaran pentingnya membaca.
Kepala Bidang Perpustakaan Dispersip Tuban, Masykuri, menegaskan bahwa lomba ini menjadi salah satu sarana efektif mengajak masyarakat bergerak bersama dalam kampanye literasi.
“Kami ingin literasi menjadi gerakan bersama, dan poster adalah salah satu media yang efektif untuk menyebarkan pesan positif kepada masyarakat,” ujarnya, Rabu (13/8/2025).
Pengumuman pemenang dijadwalkan pada 28 Agustus 2025 melalui akun Instagram resmi @perpusdatuban, setelah proses penjurian pada 26 Agustus.
Tiga karya terbaik akan mendapatkan hadiah uang tunai: juara 1 sebesar Rp 2 juta, juara 2 Rp 1 juta, dan juara 3 Rp 750 ribu.
Syarat dan Ketentuan Lomba
Peserta wajib menjadi anggota perpustakaan daerah atau perpustakaan kecamatan di Tuban. Pendaftaran dilakukan melalui Google Form di tautan bit.ly/posterliterasi2025, dengan melampirkan:
- Bukti mengikuti akun media sosial Perpusda Tuban
- Video dokumentasi proses pembuatan poster (maksimal 1 menit)
- File poster format JPEG
- Surat pernyataan orisinalitas karya bermaterai Rp 10.000
Sesuai petunjuk teknis, karya harus berukuran A3 (potret) dengan resolusi 300 DPI, mencantumkan logo Kabupaten Tuban dan Perpustakaan Nasional, serta bebas dari unsur SARA, pornografi, atau konten yang merendahkan pihak lain. Karya dilarang dibuat menggunakan AI tools atau template desain seperti Canva.
Poster juga wajib dipublikasikan di akun Instagram pribadi dengan ukuran 1350 x 1080 piksel, menandai @perpusdatuban, serta menyertakan tagar #LombaPosterPerpusda2025, #PosterLiterasiTuban, dan #Literasi2025.
“Harapan kami, semakin banyak yang ikut, semakin luas gaung literasi di Tuban,” pungkas Masykuri.(red)







