Suaradesa.co, Bojonegoro – Kontingen Kabupaten Bojonegoro akhirnya mengantongi medali emas perdana di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur 2025. Medali emas ini dipersembahkan lifter andalan, Pretty Yuvita Kartika Sari, yang akrab disapa Tika.
Tika tampil luar biasa pada Kamis sore (26/6/2025) di Venue Sasana Krida, Kota Malang. Dalam nomor snatch, Tika berhasil mengangkat beban seberat 82 kilogram, yang sekaligus memastikan medali emas bagi Bojonegoro.
“Tika (meraih) emas,” ujar Ketua Persatuan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PABSI) Bojonegoro, Zubaidi, singkat kepada suaradesa.co saat mendampingi atletnya bertanding.
Prestasi ini menjadi lompatan signifikan bagi Tika. Pada Porprov 2022, ia hanya mencatat angkatan 55 kilogram di nomor snatch.
Berkat latihan intensif di klub Gladiator Jalan Panglima Polim, Bojonegoro, dan persiapan fisik serta mental yang matang, Tika sukses meningkatkan capaian angkatannya.
“Luar biasa. Dari nomor snatch angkatan 82 kilogram. Ini masih ada laga lainnya,” tambah Zubaidi, optimistis peluang medali tambahan masih terbuka dari cabor angkat besi dan angkat berat, yang selama ini menjadi tumpuan kontingen Bojonegoro.
Tika dikenal sebagai atlet yang konsisten menyumbang medali. Dalam Porprov 2022, ia meraih emas di kelas 64 kilogram putri serta emas nomor snatch 55 kilogram. Sementara di Porprov 2023, Tika menyumbang tiga medali perak untuk Bojonegoro.
Ketua Kontingen Bojonegoro, Tonny Ade Irawan, menyatakan rasa syukur atas capaian ini.
“Alhamdulillah, akhirnya meraih medali emas dari cabor angkat besi. Saat ini para atlet kita masih bertanding dan kita berharap ada tambahan medali lagi,” ungkapnya.
Pada Porprov tahun ini, PABSI Bojonegoro mengirimkan 20 atlet, terdiri dari 14 atlet angkat besi dan 6 atlet angkat berat.
Kontingen berharap torehan emas dari Tika menjadi awal semangat untuk meraih prestasi lebih tinggi pada ajang ini.(Him/rin)







