Pertamina EP Cepu
Nasional

Dukungan 90 Anggota DPD Terpilih untuk La Nyalla Jadi Ketua

328
×

Dukungan 90 Anggota DPD Terpilih untuk La Nyalla Jadi Ketua

Sebarkan artikel ini
AA La Nyalla Mahmud Mattalitti
AA La Nyalla Mahmud Mattalitti

Jakarta – Sebanyak 90 anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI terpilih periode 2024-2029 menyatakan dukungan kepada AA La Nyalla Mahmud Mattalitti untuk menduduki kursi Ketua DPD. Deklarasi dukungan ini dilakukan meski komedian sekaligus anggota DPD terpilih, Alfiansyah Bustami atau Komeng, meraih perolehan suara lebih tinggi dari La Nyalla.

Deklarasi dukungan tersebut diumumkan di Restoran Telaga Senayan, Jakarta Selatan, Minggu (23/06/2024). Anggota DPD terpilih yang hadir antara lain Fahira Idris dan Alfiansyah Komeng. Fahira Idris membacakan pernyataan bersama para anggota DPD yang hadir, mendukung paket pimpinan yang terdiri dari AA La Nyalla Mahmud Mattalitti, Nono Sampono, Elviana, dan Tamsil Linrung.

“Mendukung dan mengawal Paket Pimpinan DPD RI Masa Bakti 2024-2029 yang terdiri dari: Bapak AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, Bapak Nono Sampono, Ibu Elviana, dan Bapak Tamsil Linrung dalam Pemilihan Paket Pimpinan DPD RI pada 1 Oktober 2024,” kata Fahira Idris.

Baca Juga :  Menguatkan Sinergi Kajian dan Aktivisme Feminisme Indonesia di Tengah Politik Oligarki Nasional dan Fasisme Global

Para anggota DPD yang mendukung paket pimpinan ini berkomitmen untuk bekerja maksimal membangun sinergi dan mewujudkan DPD RI yang kuat dan bermartabat. Dalam kesempatan tersebut, La Nyalla mengajak semua anggota DPD untuk memperjuangkan kembalinya kewenangan DPD RI sebagai pembentuk undang-undang, setara dengan DPR RI. Caranya, kata La Nyalla, adalah dengan mengembalikan Undang-Undang Dasar 1945 ke naskah asli dan melakukan aransemen melalui teknik adendum.

Sahroni Pesimis Maju di Pilpres 2029, Akui Sulit Lawan Prabowo
Jakarta – Bendahara Umum Partai Nasdem, Ahmad Sahroni, mengaku pesimis dengan peluangnya untuk maju sebagai kandidat presiden dalam pemilihan presiden mendatang. Menurut Sahroni, keinginannya tersebut sulit diwujudkan dalam waktu dekat, terutama untuk Pilpres 2029.

Baca Juga :  Gus Baha dan Pandangan Internasional tentang Tahlilan

Sahroni menyatakan pesimis bisa bersaing dengan presiden terpilih, Prabowo Subianto, jika ikut berkontestasi dalam Pilpres 2029. “Saya pastikan Pak Prabowo dua periode, kan enggak mungkin kita lawan Pak Prabowo, pasti kalah,” ujarnya di Akademi Bela Negara Partai Nasdem, Pancoran, Jakarta Selatan, Minggu (23/06/2024).

Pernyataan ini disampaikan Sahroni menanggapi dorongan dari DPW Partai Nasdem DKI Jakarta agar dirinya mau mengikuti Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2024. Sahroni menegaskan bahwa impian untuk menjadi presiden bukanlah sesuatu yang harus terealisasi dalam waktu dekat, mengingat kondisi politik saat ini yang menurutnya belum memungkinkan untuk bersaing dengan Prabowo Subianto. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *