HeadlineKabar Kota

Tim Gabungan Siapkan Rekayasa Jalur Keberangkatan CJH Bojonegoro

29
×

Tim Gabungan Siapkan Rekayasa Jalur Keberangkatan CJH Bojonegoro

Sebarkan artikel ini

Suaradesa.co (Bojonegoro) – Para Calon Jamaah Haji (CJH) dari Kabupaten Bojonegoro dijadwalkan berangkat pada tanggal 4 dan 5 Juni mendatang. Oleh karena itu, Pemkab dan TNI-Polri menyiapkan skema pengamanan pemberangkatan, diantaranya terkait rekayasa jalur pemberangkatan.

Hal ini menindaklanjuti rapat persiapan pemberangkatan ibadah haji untuk 2022 di Ruang Creative Gedung Pemkab lantai 6, Senin (30/5/2022) yang digelar Pemkab Bojonegoro.

Menurut Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Polres Bojonegoro, Kompol Yusis menjelaskan Polres Bojonegoro menerjunkan 152 personel bersama tim gabungan yang terdiri dari Tentara Nasional Indonesia (TNI) 36 personel, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP 36 personel, Dinas Perhubungan (Dishub) 36 personel.

“Ada 260 personel, yang nantinya akan disebar ke 19 titik pengamanan sekitar alun-alun dan sepanjang jalur Bojonegoro-Surabaya Polres menggunakan 4 kendaraan pengawal, Dishub 1 kendaraan pengawalan, Satpol-PP 1 kendaraan pengawalan , Dinkes 1 kendaraan ambulan,” tandasnya.

Baca Juga :  Pemkab Bojonegoro Dorong Pengusaha Urus Perijinan

Rekayasa jalur pemberangkatan haji juga dilakukan guna mengantisipasi kemacetan. Ada denah rute mobil pengantar CJH dengan petunjuk 2 warna yang membedakan rute CJH yang berasal dari Timur dan Barat.

“Nantinya akan diberikan tanda merah untuk CJH wilayah Timur, dan Kuning untuk CJH dari wilayah Selatan,” jelasnya.

Tanda panah warna merah untuk CJH wil Timur melalui Jl. Diponegoro – Jl. AKBP M. Suroko – Jl. Imam Bonjol – Jl. KH. Hasyim As’ari – Jl. Pahlawan lalu masuk Jl. Mas Tumapel berhenti di pintu masuk pendopo. Selanjutnya mobil pengantar jalan lagi parkir di alun-alun maupun Bakorwil.

Tanda panah warna Kuning utk CJH dari Wil Barat dan Selatan melalui Jl. Panglima Sudirman – Jl. KH. Hasyim Asy’ari – Jl. Pahlawan lalu masuk Jl. Mastumapel berhenti di pintu masuk pendopo. Selanjutnya mobil pengantar jalan lagi parkir di alun-alun maupun Bakorwil.

Baca Juga :  Unik, Upacara Hardiknas di SMPN 5 Bojonegoro Gunakan Baju Adat

Sementara itu, Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub, Bambang Loemawan mengimbuhkan, rekayasa lalulintas yang dilakukan akan fleksibel, dan melihat kondisi di lapangan. Untuk yang dari Utara melewati Jl. J.A.Suprapto – Jl. Trunojoyo – Jl. Imam Bonjol -Jl. KH. Hasyim Ashari – Jl. Pahlawan dan masuk Jl. P.  Mastumapel berhenti dipintu masuk Pendopo dan berputar parkir di Alun alun atau Bakorwil.

“Mengantisipasi pungli, nantinya di tempat parkir, akan disediakan petugas parkir dari Dishub dan tidak akan ditarik biaya parkir sedikitpun,” pungkasnya. [Rilis/adv]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *