Kabar KotaPeristiwa

Terjadi Lima Kebakaran dalam Sehari di Kabupaten Tuban

149
×

Terjadi Lima Kebakaran dalam Sehari di Kabupaten Tuban

Sebarkan artikel ini

Reporter: Ahmad Fauzi

Suaradesa.co, Tuban – Fenomena El Nino yang berdampak pada musim kemarau yang berkepanjangan telah menimbulkan masalah serius bagi warga Kabupaten Tuban.

Selain kekeringan dan krisis air bersih di beberapa wilayah, dampaknya juga terasa dalam bentuk meningkatnya risiko kebakaran.

Pada Senin, 11 September 2023, dalam satu hari saja, tercatat lima peristiwa kebakaran yang terjadi di Kabupaten Tuban.

Data ini diumumkan oleh Dinas Satpol PP dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Tuban.

Kebakaran pertama terjadi di Desa Glodok, Kecamatan Palang, yang menghanguskan sebuah bangunan gudang ikan milik Mujiono pada pukul 07.38 WIB.

Kebakaran kedua melanda rumah milik Hermin, seorang warga Desa Leran Kulon, sekitar pukul 09.28 WIB. Akibat kejadian ini, Hermin mengalami kerugian sekitar 4 juta rupiah.

Baca Juga :  DPRD Bojonegoro Kebut Pembahasan P-APBD 2023

Kebakaran ketiga terjadi di sebelah lahan SPPBE Tuban, merusak lahan tebu, sekitar pukul 11.28 WIB.

Kebakaran keempat melanda lahan pohon jati yang berada di Desa Sumberagung, Kecamatan Plumpang.

Sementara kejadian kelima terjadi di lahan kosong dekat SMAN 5 Tuban, yang saat ini masih dalam proses pemadaman api.

Kepala Dinas Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Tuban, Gunadi, memberikan apresiasi kepada seluruh petugas Satpol PP dan Pemadam Kebakaran yang merespon dengan cepat setiap informasi dari masyarakat.

Ia juga mengingatkan agar petugas tetap berhati-hati dalam menjalankan tugas mereka.

Baca Juga :  Bupati Bojonegoro Hadiri Penyaluran BLT DD Tahap II di Margomulyo

“Meskipun penyebab pasti kebakaran belum diketahui, kebakaran seringkali dipicu oleh kemarau panjang, terutama pada kasus kebakaran alang-alang dan sampah,”ungkapnya.

Sampah dan alang-alang yang terbakar bisa disebabkan oleh pantulan cahaya matahari pada gelas atau botol-botol yang ada di area tersebut, memantik api.

Dalam situasi ini, masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan memeriksa peralatan rumah sebelum meninggalkannya. Juga, penting untuk memeriksa dan mengganti instalasi listrik rumah yang sudah tua.

Semua langkah ini bertujuan untuk mengurangi risiko kebakaran yang semakin meningkat akibat cuaca yang panas dan kemarau yang berkepanjangan.(fa/Rin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *