Pertamina EP Cepu
Berita UtamaKabar Kota

SKK Migas Sebut Penambahan Sumur di Blok Cepu Masih Dikaji

45
×

SKK Migas Sebut Penambahan Sumur di Blok Cepu Masih Dikaji

Sebarkan artikel ini

Suaradesa.co (Bojonegoro) – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menyampaikan jika penambahan sumur di Lapangan Banyu Urip, Blok Cepu, oleh ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) masih dalam kajian.

“Saat ini kita masih mengevaluasi adanya potensi – potensi tambahan cadangan minyak,” ujar Kepala SKK Migas Perwakilan Jawa Bali Nusa Tenggara, Nurwahidi, beberapa waktu lalu saat di Bojonegoro.

Dia mengatakan, produksi di industri migas yang terletak di Kecamatan Gayam sekarang ini mencapai 220.000 barel perhari. Sedangkan total cadangan minyak adalah sebesar 800 juta barel dari sebelumnya yang dihitung sebesar 450 ribu barel.

Baca Juga :  Konsleting, Satu Rumah di Mojodelik Terbakar

“Artinya dari hasil evaluasi ada tambahan cadangan di bawah tanah itu,” lanjutnya.

Sehingga, lanjut Nurwahidi, ada dua alternatif apakah akan menggunakan sumur yang ada untuk menyerap cadangan itu atau harus melakukan penambahan sumur karena tergantung perform sumur yang ada sekarang.

“Sekarang ini, EMCL juga sudah melakukan evaluasi apakah harus melakukan penambahan sumur. Sementara, Analisis Dampak Lingkungan (AMDAL) juga harus diproses terlebih dahulu jika itu dilakukan,” tukasnya.

Baca Juga :  SKK Migas Jabanusa Monitoring Program Pengembangan Masyarakat Sekitar Pertamina EP Asset 4 Sukowati Field

Sementara itu, Direktur PT Asri Dharma Sejahtera (ADS), Lalu M Syahril Majidi saat hearing di Komisi B waktu lalu menjabarkan adanya rencana pengembangan 10-15 di Lapangan Banyu Urip.

Dia mengungkapkan, untuk jatah investasi yang akan dibayarkan ADS untuk pengeboran 10 sumur baru Lapangan Banyu Urip sekitar Rp150 miliar sampai Rp200 miliar.

“Investasi itu akan dibayarkan mulai 2022 sampai 2023,” pungkasnya. (*Rin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *