Home / Kabar Kota

Kamis, 13 Agustus 2020 - 14:17 WIB

PT BBS Estimasikan PAD 2021 Capai Rp1,3 Miliar

Suaradesa.co (Bojonegoro) – Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, PT Bojonegoro Bangun Sarana (BBS) saat ini berupaya mengelola bisnis yang berpeluang meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Direktur PT BBS, Thomas Gunawan, mengatakan, ada dua bisnis yang dijalankan yakni persewaan penginapan dan perkantoran di Desa Talok, Kecamatan Kalitidu oleh Pertamina EP Cepu (PEPC) dan pengelolaan sumur tua di Kecamatan Kedewan.

“Tahun ini, produksi minyak di sumur tua mengalami peningkatan dibanding sebelumnya,” tukas pria yang berdomisili di Jakarta saat rapat koordinasi dengan Komisi B, DPRD Bojonegoro, Kamis (13/8/2020).

Baca Juga :  Tekan Penyebaran Covid-19, PMI Jatim Lakukan Spraying Disinfektan di Bojonegoro

Diungkapkan, produksi di sumur tua sebelumnya hanya bekisar 200 barel per hari (Bph), sekarang naik hingga 300 Bph lebih. Hanya saja, harga minyak turun drastis sejak April 2020.

“Jika sebelumnya harga minyak mencapai Rp3400/liter, sejak April-Mei ini hanya Rp1.300/liter,” imbuhnya.

Sementara pengelolaan Participating Interest (PI) Blok Tuban, lanjut dia, ada kesalahan tekhnis di Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas). Dimana, Kabupaten Gresik tidak masuk di dalam Planning Of Development (POD) di Blok Tuban, sehingga harus merevisi ulang semua perjanjian yang awalnya akan membagi PI untuk empat bagian yakni Bojonegoro, Tuban, Gresik, dan Pemprov Jatim.

Baca Juga :  Bupati Bojonegoro Resmikan Fasilitas Pengembangan Pelayanan RSUD Sumberejo

Diungkapkan, PT BBS sebenarnya pada tahun 2019 memperoleh pendapatan sebesar Rp3,7 miliar namun hasil audit yang dilakukan kantor akuntan publik ada piutang sejak tahun 2014 yang belum dibayar sebesar Rp3,9 miliar.

“Meski tahun ini tidak setor PAD, tetapi tahun depan kami mampu menyetor sebesar Rp1.363.893.319 asalkan semua hutang sudah terbayar,” pungkas mantan Direktur Project Jambaran-Tiung Biru (JTB) PT Rekayasa Industri yang menjadi Dirut BBS akhir Pebruari 2020.(*rien)

Share :

Baca Juga

Headline

Pemkab Bojonegoro Tutup Lokasi Wisata Putus Penyebaran Covid-19

Headline

Desa Ring 1 Lapangan Banyu Urip Kembangkan Agrowisata

Headline

Ansor Bojonegoro gelar Latgab Lantas Banser-Dishub

Headline

Perbedaan Kartu Tani dan Kartu Petani Mandiri

Headline

Anjuran Puasa Asyura dan Tasua di Bulan Muharram

Headline

Desa Bonorejo Kembangkan Potensi Wisata Dari Program CSR

Headline

Cegah Penyebaran Covid-19, Masa Belajar di Rumah Diperpanjang

Kabar Kota

Babinsa Kodim Bojonegoro Gotong Royong Bedah Rumah Mbah Sarmi