Home / Headline / Kabar Kota

Senin, 24 Agustus 2020 - 15:40 WIB

PLN Perpanjang Keringanan Tagihan Listrik Hingga Desember 2020

Suaradesa.co (Bojonegoro) – Pemerintah memperpanjang stimulus keringanan tagihan listrik hingga Desember 2020. Keringanan ini berlaku bagi pelanggan Rumah Tangga daya 450 VA dengan diskon 100% dan pelanggan Rumah Tangga daya 900 VA bersubsidi dengan diskon 50% yang dimulai sejak April 2020.

“Menindaklanjuti kebijakan di atas, PLN siap untuk melanjutkan dan menyukseskan program tersebut,” kata Humas PLN Bojonegoro, Hekso Wisoto, Senin (24/8/2020).

Baca Juga :  Bupati Bojonegoro Ajak Sekolah Terapkan Program Adiwiyata

Seluruh pelanggan yang berhak mendapatkan pembebasan tagihan maupun diskon sudah dimasukkan dalam sistem sejak pemberian Stimulus Covid-19 sebelumnya.

Karena program ini sifatnya perpanjangan, PLN optimis untuk pemberian stimulus bulan Oktober sampai dengan Desember tidak akan mengalami kendala, baik dari sisi waktu penyiapan maupun teknis pelaksanaan.

Baca Juga :  Ajak Media Berpartisipasi Mengawasi Pemilu 2024

“PLN pastikan tepat waktu dan tepat sasaran,sesuai Data Terpadu Kesejahteraan Sosial dari Kementerian Sosial,” tegasnya.

Bagi pelanggan pasca bayar, bantuan ini akan langsung masuk dalam tagihan masing-masing pelanggan, sementara untuk pelangan pra-bayar atau yang menggunakan sistem token, besaran bantuan diperhitungkan berdasarkan rata-rata jumlah pemakaian pelanggan tertinggi antara bulan Januari hingga Maret 2020.(*rin)

Share :

Baca Juga

Headline

Diaz Priambodo, Siap Amankan Gawang Persibo

Headline

Inilah Keuntungan Pemkab Bojonegoro Jika Akuisisi Saham PI Blok Cepu

Headline

Dinas PMD Bojonegoro Beri Pembinaan Aparatur Desa

Headline

Pemkab Bojonegoro Tingkatkan Komitmen Pemdes Kelola Bantuan keuangan Desa

Headline

Perhutani Panen Daun Minyak Kayu Putih

Headline

EMCL Beri Pelatihan Relawan Keselamatan Jalur Pipa

Headline

Pemkab Bojonegoro Beri Perhatian Tumbuh Kembang Anak

Headline

Kampung Tangguh Semeru Terkini, Kades Campurejo Positif Covid-19