Pertamina EP Cepu
Kabar Kota

Pemkab Bojonegoro Tingkatkan Pembangunan Desa: 251 Desa Capai Status Mandiri

570
×

Pemkab Bojonegoro Tingkatkan Pembangunan Desa: 251 Desa Capai Status Mandiri

Sebarkan artikel ini
Bupati Bojonegoro, Anna Mu'awanah bersama perwakilan desa penerima penghargaan dari Menteri Desa
Bupati Bojonegoro, Anna Mu'awanah bersama perwakilan desa penerima penghargaan dari Menteri Desa

Suaradesa.co-Aldila

Bojonegoro-Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bojonegoro menggelar rapat koordinasi pembinaan untuk memperbarui data Indeks Desa Membangun (IDM) Kabupaten Bojonegoro tahun 2023, Rabu (7/6/2023).

Rapat koordinasi pembinaan ini diadakan sebagai momentum penting serta untuk memberikan penghargaan kepada desa-desa yang telah mencapai status mandiri.

Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) Republik Indonesia memberikan penyerahan simbolis piagam penghargaan dan lencana khusus kepada desa-desa yang telah mencapai status mandiri.

Kegiatan ini merupakan bukti nyata dari kerja keras dan partisipasi aktif masyarakat serta pemerintah desa dalam meningkatkan pembangunan di tingkat desa.

Data yang dirilis oleh DPMD menunjukkan bahwa pada tahun 2022, Kabupaten Bojonegoro memiliki 155 desa yang mencapai status Desa Mandiri, 251 desa dengan status Desa Maju, dan 13 desa yang berstatus Desa Berkembang.

Baca Juga :  Revisi UU Desa Untuk Perjelas Status Perangkat Desa

Namun, proyeksi peningkatan IDM Bojonegoro tahun 2023 menunjukkan adanya perubahan yang signifikan.

Diperkirakan jumlah desa yang mencapai status Desa Mandiri akan meningkat menjadi 251 desa, sementara desa-desa yang termasuk dalam kategori Desa Maju akan berkurang menjadi 168 desa.

Selain itu, proses penjurian mengungkapkan bahwa pada tahun 2023 tidak akan ada lagi desa yang memiliki status Desa Berkembang.

Pemkab Bojonegoro menunjukkan upaya dan komitmen dalam meningkatkan pembangunan desa dan kesejahteraan masyarakat di wilayahnya.

Capaian status Desa Mandiri oleh 251 desa merupakan hasil dari kerja keras dan partisipasi aktif masyarakat serta pemerintah desa dalam meningkatkan infrastruktur, pemberdayaan ekonomi, dan kualitas sumber daya manusia di tingkat desa.

Kepala DPMD Kabupaten Bojonegoro, Mahmudin, mengapresiasi peran aktif seluruh desa dalam pembangunan.

“Kami bangga melihat semangat dan dedikasi masyarakat desa dalam memajukan daerahnya. Capaian ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dapat menciptakan perubahan nyata dan berkelanjutan di Kabupaten Bojonegoro,” ujarnya dengan tegas.

Baca Juga :  Pulang Mudik, Tuntaskan Rasa Penasaran Wajah Baru di Bojonegoro

Kemendes PDTT Republik Indonesia memberikan piagam penghargaan dan lencana khusus sebagai pengakuan atas prestasi desa-desa yang berhasil mencapai status Desa Mandiri.

“Pemerintah daerah berharap penghargaan ini dapat menjadi motivasi bagi desa-desa lainnya untuk terus berusaha dalam meningkatkan pembangunan di wilayah mereka,” tambahnya.

Diharapkan peningkatan IDM Bojonegoro tahun 2023 akan berkontribusi pada perkembangan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat di desa-desa Kabupaten Bojonegoro.

“Kami berharap dengan kerjasama yang baik antara pemerintah dan masyarakat, pembangunan desa dapat berjalan lebih baik dan berkelanjutan, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat setempat,” pungkasnya. (dil)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *