Home / Kabar Kota

Senin, 25 Juli 2022 - 17:53 WIB

Kuliner Sebagai Energi Pendukung Destinasi Wisata di Bojonegoro

Suaradesa.co (Bojonegoro) – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bojonegoro mengundang sejumlah Kepala Desa, Pemerintah Kecamatan, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), dan pelaku usaha kuliner untuk mengikuti workshop dan gelar produk pelaku ekonomi kreatif subsektor kuliner untuk menunjang destinasi wisata dalam bingkai kearifan lokal di Gedung Serba Guna, Senin (25/07/2022).

Menghadirkan Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah yang bergabung secara virtual, juga hadir sejumlah nara sumber Ismail Fani Ketua Forum Komunikasi Pusat Pelatihan Dan Pedesaan Swadaya (FKP4S) Jawa Timur, Wakil Ketua KADIN DIY Arief Efdendi, serta Mujimin, Ketua Pokdarwis Sambirejo dan pengelolan kuliner restoran Balkondes dan Destinasi Wisata Tebing Breksi, Prambanan, Sleman, dan Jogjakarta.

Acara ini dilatar-belakangi kuliner menjadi pilar penting dalam membentuk khas cita rasa suatu daerah, sehingga bisa meningkatkan kunjungan wisatawan di Kabupaten Bojonegoro.

Sego gulung (nasi gulung) misalnya, kuliner khas wisata energi pertambangan minyak tradisional daerah wonocolo yang berada di Kecamatan Kedewan.

Semua orang bisa menikmati makanan khas yang terletak di sekitar kawasan sumur tradisional.

Baca Juga :  Bumdes Rahayu Sentosa Setor PAD Rp37 Juta

Dengan kemasan yang unik seperti lontong kukus dibungkus persegi empat dengan bahan alami daun pisang lalu diikat dengan tali ini memiliki cita rasa yang berbeda.

Serasa lebih menggoda tentu ditambah dengan menu yang lain yakni sayur lodeh, sambal, tempe goreng, dan kerenyahan rempeyek.

Kepala Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Bojonegoro Budianto menjelaskan, kegiatan workshop ini sebagai sarana pembelajaran aktif dan searah antara peserta dan pemateri.

“Sekaligus gelar kuliner khas yang sudah mulai dikembangkan di destinasi wisata di 28 Kecamatan di Bojonegoro,”ujarnya.

Selanjutnya, juga akan dilakukan pembinaan untuk penyempurnaan produk oleh narasumber sekaligus sebagai kurator yang mengunjungi stand produk kuliner masing-masing Kecamatan.

Kegiatan workshop ini sebagai wadah menambah wawasan, membangun jaringan dan menjalin kemitraan antar peserta pelaku ekonomi kreatif subsektor kuliner dalam bingkai kearifan lokal.

“Sehingga dapat berkreasi menciptakan inovasi kuliner yang higienis, sehat, aman, dan sajian yang berbeda dalam rangka mendukung destinasi wisata di Bojonegoro,”tambahnya.

Baca Juga :  Polsek Dander Masih Selidiki Identitas Orang Tua Pembuang Bayi

Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah mengatakan, destinasi wisata tanpa di didukung adanya kuliner, tingkat ketertarikan pengunjung dioerkirakan hanya 80%. Tetapi dengan adanya kuliner yang khas, akan memberikan efek yang lebih 90%.

“Jadi, sambil menikmati suatu objek atau panorama sambil memanjakan lidah dengan sajian kuliner tersebut,”tukasnya.

Sehingga destinasi wisata di desa dan kuliner menjadi satu kesatuan yang tidak dapat terpisahkan.

Bicara soal kopi, sudah turun temurun kita biasa minum kopi, bicara soal lontong sudah turun temurun kita makan lontong, bicara soal rawon juga sudah turun temurun kita makan rawon, soto dan masih banyak yang lainnya.

“Akan tetapi, masih ada sesuatu yang berbeda, disitulah akan menimbulkan ketertarikan,” terangnya.

Dengan potensi jumlah penduduk yang besar, secara pasar kita sudah memiliki pasar, Bojonegoro sudah menciptakan pasar. Lalu bagaimana “memanage”nya, sehingga dapat menjadi peluang daya tarik kunjungan dibarengi dengan wisata-wisata yang lainnya. (rin)

Share :

Baca Juga

Headline

Sosialisasi 4 Pilar, Farida Hidayati Sampaikan Pentingnya Wawasan  Kebangsaan

Kabar Kota

Bupati Bojonegoro Semangati Atlit Laga Final Voley GMP Cup 2022
Serapan Anggaran Pemkab Bojonegoro

Headline

Serapan Anggaran Sesuai Target, Pemkab Bojonegoro Buktikan Kinerja Tahun 2021

Headline

Ada Spot Selfie Mbatik di Museum Pertanian di Desa Pejambon

Headline

TPID Bojonegoro Gelar HLM Jaga Stabilitas Bahan Pokok

Headline

Apresiasi Kebijakan Bupati Bojonegoro, Ketua Fraksi Golkar Dorong Akselerasi Petani dan Perajin Tahu Tempe

Kabar Kota

Pemkab Bojonegoro Terima Penghargaan Anugerah Adminduk 2020

Headline

DBH Migas di Bojonegoro Naik, Alokasi Dana Desa Bertambah Rp246 miliar