Home / Kabar Kota

Rabu, 1 April 2020 - 22:38 WIB

Komisi A Sidak Kecamatan Pantau Pelayanan Publik

Suaradesa.co – Komisi A, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, melakukan kunjungan kerja (kunker) di Kecamatan Sukosewu dan Bubulan.

Kunjungan tersebut dilaksanakan selama dua hari, Senin (30/3) dan Selasa (31/3).

Sekretaris Komisi A, Miftakhul Huda, mengatakan, kunjungan di dua Kecamatan tersebut guna melihat kondisi pelayanan publik selama ini. Ia mengatakan, kunjungan ini untuk memastikan pelayanan publik yang ada di Kecamatan tetap berjalan ditengah pandemi Virus Corona (Covid-19). .

“Kami ingin melihat sejauh mana pelayanan publik ditengah Pandemi Covid-19 sekarang dan memastikan tetap berjalan dengan baik,” tukasnya, Rabu (1/4).

Baca Juga :  DPRD Bojonegoro Setujui Raperda Perumda Air Minum Tirta Buana

Dari hasil sidak yang dilaksanakan tersebut, Komisi A melihat bagaimana pelayanan e-KTP, Kartu Keluarga (KK), dan program kemasyaratan lainnya bisa berjalan lancar. Termasuk, bagi lansia yang tidak bisa hadir di kantor kecamatan.

“Sekarang ini, e-KTP wajib dimiliki semua warga karena menjadi bagian syarat administrasi untuk mendapatkan program bantuan seperti Bantuan Non Tunai (BNT),” tukasnya.

Secara terpisah, Camat Bubulan, Hariyanto, menyampaikan, jika pelayanan publik selama ini berjalan dengan tertib dan lancar. Terlebih, dengan adanya surat himbauan dari Bupati Bojonegoro, Anna Mu’awanah terkait pencegahan virus Corona (Covid-19), pihaknya menutup semua akses pelayanan hingga pukul 14.00 Wib.

Baca Juga :  Anggaran Lauk Pauk Bupati Bojonegoro Dinilai Wajar Dan Sesuai Regulasi

“Tentu saja kami menyiapkan semua alat kebersihan mulai sabun dan jaga jarak saat kepengurusan KTP dan lainnya,” tandasnya.

Pihak kecamatan bersama pemerintah desa memberikan edukasi kepada masyarakat menghadapi Virus Covid-19 dengan menjaga kebersihan, tidak mengadakan kegiatan yang sifatnya mengumpulkan orang banyak.

“Bagi pendatang dari luar kota atau daerah zona merah, wajib melapor kepada Pemdes supaya mendapat pengawasan selama 14 hari dengan mengisolasi diri secara mandiri,” tandasnya.

Tidak kalah penting, meminta agar masyarakat tidak panik secara berlebihan tetapi tetap waspada.(Nuri/rrn)

Share :

Baca Juga

Kabar Kota

Menabung Rindu

Headline

Abdullah Umar Gantikan Imam Sholikin Jabat Ketua DPRD Bojonegoro

Kabar Kota

Update sebaran Covid-19 di Kabupaten Bojonegoro Per-Tanggal 7 April 2020 Jam 15.00 WIB

Headline

Dua Pedagang di Pasar Baureno Reaktif Covid-19 Saat Rapid Tes

Kabar Kota

Blora Bersholawat Peringati Satu Tahun Bupati dan Wabup

Kabar Kota

Update sebaran Covid-19 di Kabupaten Bojonegoro Per-Tanggal 14 April 2020 Jam 18.00 WIB

Kabar Desa

Kecamatan Dander Gelar Tes Perades Serentak

Kabar Kota

PMI Bojonegoro Siapkan Personil di Pelayanan Pos Nataru