Home / Kabar Kota

Sabtu, 16 Juli 2022 - 17:49 WIB

Kebijakan Baru KAI, Pelanggan Jarak Jauh Wajib Screening Covid-19

Suaradesa.co (Blora) PT Keret Api Indonesia (KAI) mengeluarkan kebijakan baru yang akan berlaku mulai 17 Juli 2022.

Pelangan KA jarak jauh yang belum mendapatkan vaksinasi ketiga (booster) wajib menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR atau Rapid Test Antigen yang masih berlaku pada saat boarding.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang Krisbiyantoro mengatakan, aturan tersebut menyesuaikan dengan terbitnya SE Kementerian Perhubungan Nomor 72 Tahun 2022 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri dengan Transportasi Perkeretaapian pada Masa Pandemi Covid-19 tanggal 8 Juli 2022.

“KAI mendukung seluruh kebijakan pemerintah untuk perjalanan kereta api di masa pandemi Covid-19. Kebijakan ini diharapkan dapat menekan kembali penyebaran Covid-19 di masyarakat,” kata Kris, Sabtu 16 Juli 2022.

Pihaknya mengajak calon pelanggan untuk mulai melakukan vaksinasi hingga vaksin ke-3 untuk mendukung program pemerintah dalam penanganan Covid-19 pada lokasi yang telah ditetapkan oleh pemerintah.
KAI sendiri saat ini sudah menyediakan fasilitas vaksinasi di berbagai lokasi stasiun dan klinik kesehatan KAI.

Baca Juga :  Badan Anggaran DPRD Bojonegoro Rapatkan KUA PPAS APBD Perubahan 2020

Jumlahnya akan terus ditambah menjelang pemberlakuan SE Kemenhub No 72 tersebut pada 17 Juli mendatang.

“Pelanggan yang tidak melengkapi persyaratan akan ditolak untuk berangkat dan dipersilakan untuk membatalkan tiketnya,” tegas Krisbiyantoro.

Dijelaskan, dalam rangka memperlancar proses pemeriksaan, KAI telah mengintegrasikan ticketing system KAI dengan aplikasi Peduli Lindungi untuk memvalidasi data vaksinasi dan hasil tes Covid-19 pelanggan.

Hasilnya data tersebut dapat langsung diketahui oleh KAI pada saat pemesanan tiket melalui KAI Access, web KAI, dan pada saat boarding.

Menurutnya, pelanggan tetap diwajibkan menggunakan masker selama dalam perjalanan kereta api dan saat berada di stasiun. Masker yang digunakan merupakan masker kain 3 lapis atau masker medis yang menutup hidung, mulut, dan dagu.

Baca Juga :  Update sebaran Covid-19 di Kabupaten Bojonegoro Per-Tanggal 13 April 2020 Jam 15.00 WIB

Pelanggan harus mengganti masker secara berkala setiap 4 jam dan membuang limbah masker di tempat yang disediakan.

Pelanggan diimbau untuk tidak berbicara satu arah maupun dua arah melalui telepon ataupun secara langsung sepanjang perjalanan. Untuk dapat naik kereta api, suhu badan pelanggan harus tidak lebih dari 37,3 derajat celsius.

Selain itu, KAI juga masih menyediakan layanan Rapid Test Antigen seharga Rp35.000 di berbagai stasiun untuk membantu calon pelanggan yang akan melengkapi persyaratan.

KAI optimis bahwa adanya kebijakan ini tidak menyurutkan minat masyarakat untuk bepergian dengan kereta api yang selalu mengedepankan protokol kesehatan.

“KAI akan memastikan seluruh pelanggan menerapkan protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah. Tujuannya untuk tetap menjadikan perjalanan kereta api yang aman, nyaman, dan sehat sampai di stasiun tujuan,” ujar Kris. (han)

Share :

Baca Juga

Inklusif keuangan ponpes

Headline

Wakil Ketua DPRD Bojonegoro Sambut Optimis Program Percepatan Inklusif Keuangan Bagi Ponpes

Kabar Kota

Dinas PKP Cipta Karya Bersama Rekanan Berbagi Sembako Untuk Warga Terdampak Pembangunan

Headline

Fraksi PAN Apresiasi Langkah Strategis Bupati Bojonegoro

Kabar Kota

Kapolres Bojonegoro Bantu Biaya Pengobatan Anak Penderita Tanpa Anus

Headline

DPRD Bojonegoro Dorong Penerapan Tapping Box Hanya Untuk Hotel dan Restaurant Skala Besar

Kabar Kota

DPRD Bojonegoro Gelar FGD Raperda Kawasan Tanpa Rokok

Headline

Anggota DPR RI Apresiasi Program Sahabat Pertamina

Kabar Kota

Sampaikan Keprihatinan dan Bela Sungkawa, Abdullah Umar Dukung Pemerintah Usut Tuntas dan Investigasi Tragedi Kanjuruhan