Kabar Kota

Kampanye Mandatori Sertifikasi Halal, ini Pesan Menteri Agama Bagi Warga Tuban

354
×

Kampanye Mandatori Sertifikasi Halal, ini Pesan Menteri Agama Bagi Warga Tuban

Sebarkan artikel ini

Reporter: Ahmad Fauzi

Suaradesa.co( Tuban)-
Hari ini serentak seluruh Indonesia sedang melaksanakan Kampanye Mandatori Sertifikasi Halal yang digaungkan oleh pemerintah. Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas mengimbau kepada pelaku UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) kabupaten Tuban untuk bersama mensukseskan kegiatan tersebut. “Mari bersama mengikuti sertifikasi halal, selain menjamin produk UMKM juga menjamin konsumen, dan itu akan menjadi nilai tambah bagi produk-produk yang dihasilkan,” ujarnya kepada Pranata Humas Kemenag Tuban, Laidia Maryati didampingi Ketua Satgas Halal Kabupaten Tuban, Sabtu (18/03/2023) di suatu tempat makan di Kabupaten Tuban.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tuban, saat dihubungi terpisah menjelaskan hari ini seluruh daerah di Indonesia sedang melaksanakan kegiatan Kampanye Wajib Sertifikasi Halal 2024 di 1.000 titik pada 34 provinsi. “Untuk Kabupaten Tuban ada di dua titik, depan masjid Agung Tuban dan depan GOR,” terangnya.

Baca Juga :  Sepanjang 2021 Damkar Bojonegoro Tangani 150 Kasus

Ia menyebutkan Sertifikat Halal Gratis (Sehati), BPJPH Tahun 2022 untuk Kabupaten Tuban yang ditangani oleh Kantor Kemenag Tuban melalui Satgas Halal dan yang telah terbit 589 sertifikat, yang melalui Dinas Perikanan terbit 27 Sertifikat, Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kabupaten Tuban Tuban yang terbit 21, sehingga jumlah sertifikat halal yang telah terbit di tahun 2022 sejumlah 637 sertifikat halal.

Sebagai informasi,
tahun 2023
BPJPH (Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal) RI telah
menyiapkan kuota gratis sebanyak satu juta sertifikat halal se- Indonesia, untuk Jawa Timur ada kuota 52.000 sertifikat.

Sementara itu, Ketua Satgas Sertifikat Halal, Moh. Qosim dihubungi usai kegiatan Kampanye Mandatori Halal menjelaskan pihaknya sudah memulai kampanye dari beberapa bulan lalu. “Setiap hari Minggu dalam momen Car Free Day Satgas Halal di bantu para Penyuluh Agama Islam menggelar lapak, sehingga masyarakat bisa bertanya seputar informasi dan bisa juga langsung mendaftar,” jelasnya.

Baca Juga :  Inspektorat Bojonegoro Buka Ruang Konsultasi bagi Desa

Pria asal Gresik ini menambahkan tahun 2023, sudah memiliki pendamping untuk proses halal sebanyak 137 orang yang siap mendampingi UKM di Kabupaten Tuban melalui program sertifikat halal gratis (Sehati 2023) melalui self declair BPJPH (Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal).

“Perlu kami sampaikan pula, bahwa sesuai surat edaran BPJPH, batas akhir pelaksanaan program sertifikasi halal ini sampai Oktober 2024.
“Bagi pelaku usaha kecil untuk segera mengurus label halal
sebelum jatuh tempo waktu yg telah ditentukan,” pungkasnya. (Fa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *