Kabar Kota

Gus Imin Prioritaskan Kesejahteraan Guru dalam Peringatan Hari Santri Nasional 2023

226
×

Gus Imin Prioritaskan Kesejahteraan Guru dalam Peringatan Hari Santri Nasional 2023

Sebarkan artikel ini

Magelang – Dalam sebuah momen bersejarah peringatan Hari Santri Nasional 2023 yang digelar di Lapangan Tegalrejo, Magelang, Jawa Tengah, Gus Imin, sosok karismatik dan pemimpin ulung, dengan penuh tekad menyampaikan komitmen luar biasa.

Wakil Ketua DPR RI Bidang Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Korkesra), Abdul Muhaimin Iskandar, atau lebih akrab disapa dengan sebutan Gus Imin, menghadirkan visi yang menggetarkan hati.

Sambutan Gus Imin di hari suci ini tak lain adalah janji untuk memprioritaskan kesejahteraan para guru.

Mengutip KabarCepu.id, dalam era di mana pendidikan memegang peran utama dalam pembangunan bangsa, pernyataan Gus Imin tak hanya merupakan ucapan belaka, tetapi juga sebuah komitmen nyata.

Kesejahteraan guru, yang seringkali menjadi garda terdepan dalam peningkatan sumber daya manusia unggul, akan menjadi fokus utama pemerintahan yang dipimpin oleh Gus Imin.

Baca Juga :  Puluhan Tahun Tak Tersentuh, Jalan di Desa Soko Bakal "Nglenyer" di Tangan Bupati Anna

“Tidak boleh lagi ada guru yang tidak sejahtera,” tegasnya, Minggu (23/10/2023).

Prioritas Gus Imin juga mencakup guru ngaji, baik lelaki (assatidz) maupun perempuan (assatidzah), serta seluruh guru yang berdedikasi dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan sumber daya bangsa. Komitmen ini memberikan harapan baru bagi seluruh pengajar di Tanah Air.

Namun, Gus Imin tak hanya berbicara tentang kesejahteraan guru. Ia juga mendorong pemerintah untuk hadir dalam mengatasi permasalahan yang dihadapi oleh pondok pesantren.

Mulai dari fasilitas yang terbatas hingga kekurangan air, Gus Imin menegaskan bahwa negara dan pemerintah harus turut andil dalam memastikan hak-hak pesantren dan santri terpenuhi.

Dalam pidatonya, Gus Imin juga mengingatkan para santri tentang resolusi jihad sebagai titik awal perjuangan panjang. Ia mendorong mereka untuk memimpin negeri dengan tekad kuat, tanpa rasa takut dan tanpa pamrih.

Baca Juga :  Pemkab Blora Komitmen Turunkan Stunting

“Kita semua pewaris sah mutlak negeri ini, karena karya ulama. Santri harus sanggup menjadi pewaris,” tegasnya.

Gus Imin menutup pernyataan resminya dengan pesan kuat: jangan pernah mengaku santri jika tidak sanggup menjadi pribadi yang tangguh, kuat, mandiri, dan siap menjadi pemimpin.

Dengan semangat santri yang ditekankan oleh Gus Imin, ia meyakinkan bahwa dari Tegalrejo akan lahir pemimpin republik yang siap menjaga Nusantara.

Peringatan Hari Santri Nasional 2023 tidak hanya menjadi momentum untuk merayakan jasa-jasa para santri dalam membentuk karakter dan budaya bangsa, tetapi juga menjadi panggung visi dan komitmen Gus Imin yang tak terbantahkan.

Dengan fokusnya pada kesejahteraan guru dan peran penting pesantren dalam masyarakat, Gus Imin membangun masa depan yang lebih cerah bagi pendidikan dan bangsa ini.(zen/rin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *