Home / Kabar Kota

Jumat, 24 April 2020 - 15:18 WIB

Ditutup Permanen, Warga eks Lokalisasi Kalisari Dukung Pembangunan RTH

Suaradesa.co (Bojonegoro) – Warga nampak memasang palang pintu dari kayu berukuran 5 meter lebih untuk menghalau tamu-tamu yang berdatangan ke dusun Kalisari, Desa Banjarsari, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, yang terkenal akan dunia malamnya.

“Sejak ditutup permanen oleh Bupati Anna Muawanah waktu lalu, sekarang situasi di sini lengang,” kata salah satu warga yang enggan menyebutkan namanya.

Nampak, beberapa hansip dan warga bergantian menjaga pintu masuk Dusun Kalisari. Rasa curiga membuat penjagaan dilakukan lebih ketat lagi. Selain takut tetular Virus Corona, warga juga komitmen menjadikan wilayahnya bersih dari praktik prostitusi.

“Kalau dulu, tiap rumah hampir semua digunaan untuk pasangan yang bukan muhrimnya,” imbuhnya.

Dengan rencana Pemkab Bojonegoro menjadikan sebagian wilayah Kalisari Taman Terbuka Hijau (RTH), disambut positif terlebih jika memberikan manfaat bagi yang lain.

Baca Juga :  Kelompok Tani Desa Purwoasri Ikuti Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Cair

Ketua RT 11, Sandi Suswondo, mengaku, mendukung rencana pembangunan RTH tersebut. Dia, bersama warga lainnya berjanji akan merawat dan menjadikan taman wisata.

“Syukur-syukur kalau bisa dijadikan taman wisata. Maklum, sejak ditutupnya secara permanen lokalisasi di sini otomatis banyak yang menjadi penganguran,” imbuh pria 50 tahun ini.

Diungkapkan, jika sebagian warga di Dusun Kalisari berprofesi sebagai mucikari. sebagian pedagang, dan sisanya serabutan.

Dengan adanya program dari Pemkab Bojonegoro yang dijanjikan, pihaknya akan berkoordinasi dengan desa dan kecamatan supaya warga bisa tercover semua bantuan.

“Hanya saja kalau bisa, yang tanah negara jangan digusur. Tanah milik Pemkab saja yang digunakan taman,” harapnya.

Baca Juga :  Pemkab Bojonegoro Minta Pelaku Usaha Gunakan PeduliLindungi

Bupati Anna Mu’awanah, saat melakukan upacara simbolis penutupan permanen eks lokalisasi pada Rabu (22/4/2020) lalu, menyampaikan, kedepan, lahan Pemkab Bojonegoro dan Tanah Negara yang digunakan warga Dusun Kalisari akan dibangun RTH.

“Kita akan buat RTH yang bernuansa religius dengan fasilitas bermain dan keagamaan,” pungkasnya.

Sebelum mengambil langkah ini, satu bulan yang lalu, Bupati Anna telah melakukan kunjungan dan masih menemukan sisa-sisa prostitusi meski telah ditutup sejak tahun 1998 silam.

“Kasihan kalau tempat ini dijadikan lokalisasi, padahal masih ada yang masyarakat atau penduduk normal yang memiliki anak kecil,” tukasnya.(sar/*)

Share :

Baca Juga

Headline

Pemdes Sambongrejo Pertahankan Batik Jumeneng di Tengah Pandemi

Headline

Polres Bojonegoro Sasar Tujuh Prioritas Pelanggaran

Kabar Kota

Pemkab Bojonegoro Terus Lakukan Penyediaan Air Baku Irigasi

Headline

7.414 Anak Yatim Dapat Santunan dari Pemkab Bojonegoro

Headline

SKK Migas Jabanusa Dukung Peningkatan Kompetensi Wartawan

Headline

Ratusan Massa di Bojonegoro Demo Tolak Omnibus Law

Headline

Tarian Srampat dan Sandur Khas Bojonegoro Bakal Tampil di Taman Mini Indonesia Indah
Proyek JTB

Headline

Jambaran Tiung Biru Berpotensi Dorong Peningkatan Ekonomi Kawasan