Kabar Kota

BPBD Bojonegoro Sosialisasi dan Simulasi Tanggap Bencana di Kantor BPJS Kesehatan

33
×

BPBD Bojonegoro Sosialisasi dan Simulasi Tanggap Bencana di Kantor BPJS Kesehatan

Sebarkan artikel ini

Suaradesa.co (Bojonegoro) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro, menggelar sosialisasi dan simulasi tanggap bencana di kantor BPJS Kesehatan, Senin (25/7/2022).

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Bojonegoro, Ardhian Orianto, mengatakan, jika materi yang disampaikan kepada seluruh karyawan BPJS Kesehatan memiliki beberapa tujuan.

“Diantaranya memberikan perlindungan kepada masyarakat dari ancaman bencana,” ujarnya.

Tujuan lainnya, lanjut Ardhian, adalah menyelaraskan undang-undang yang sudah ada, menjamin terselenggaranya penanggulangan bencana secara terancam, terpadu, terorganisasi dan menyeluruh.

“Juga mendorong semangat gotong royong, kesetiakawanan dan kedermawanan,”imbuhnya.

Dia memaparkan, jika siklus pengelolaan bencana ada 10 point yakni ancaman bencana, dampak, tanggap darurat, kemudian pemulihan, reonstruksi, perencanaan pembangunan, hprevensi bencana, mitigasi, kesiapsiagaan, dan terakhir peringatan.

Pihaknya juga menyampaikan, jika yang bisa ditangani BPBD akibat bencana diantaranya penanganan darurat, pemotongan pohon tumbang, pencarian pertolongan dan evakuasi korban, rehabilitasi dan rekonstruksi fasum dan koordinasi dengan instansi terkait.

Baca Juga :  Pemkab Bojonegoro Segera Perbaiki 102 Gedung Sekolah Rusak

“Kami juga menyampaikan jenis bencana alam beserta kesiapsiagaannya,”tegas Ardhian.

Menurutnya, dalam kesiapsiagaan didalam ruangan karyawan perlu memahami diantaranya :

1. Segera menuju ke ruangan yang telah dipersiapkan
untuk menghadapi keadaan darurat atau di basement;
2. Bila tidak terdapat basement, segeralah ke tengah
tengah ruangan pada lantai terbawah;
3. Jauhilah sudut sudut ruangan, jendela, pintu, dan
dinding terluar bangunan. Semakin banyak sekat
dinding antara diri anda dengan dinding terluar gedung
semakin aman.
4. Berlindung di bawah meja dan gunakan lengan anda
untuk melindungi kepala dan leher anda. Jangan
pernah membuka jendela.
5. Jika berada di dalam kendaraan, segeralah hentikan
dan tinggalkan kendaraan anda serta carilah tempat
perlindungan yang terdekat.

Baca Juga :  Prihatin Melihat Warganya Sakit dan Lumpuh, Nur Aziz Serahkan Bantuan Kursi Roda

Sedangkan di luar ruangan atau jauh ddari bangunan diantaranya :

1. Tiaraplah pada tempat yang serendah mungkin,
saluran air terdekat atau sejenisnya sambil tetap
melindungi kepala dan leher dengan
menggunakan lengan anda;
2. Jangan berlindung di bawah pohon, jembatan,
jalan layang, atau sejenisnya. Akan lebih aman
tiarap pada tempat yang datar dan rendah;
3. Jangan menggunakan mobil bila di daerah yang
berpenduduk padat atau yang bangunannya
banyak;
4. Hati hati terhadap benda benda yang
diterbangkan angin puting beliung. Hal ini dapat
menyebabkan kematian dan cedera serius.

“Semoga dengan sosialisasi ini, para karyawan bisa memahami tentang kesiapsiagaan bencana dan cara menanggulanginya,”pungkasnya. (rin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *