Pertamina EP Cepu
Kabar Kota

Bawaslu Bojonegoro Gelar Sosialisasi dan MoU

336
×

Bawaslu Bojonegoro Gelar Sosialisasi dan MoU

Sebarkan artikel ini

Bojonegoro – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bojonegoro telah melaksanakan sebuah inisiatif yang penting dalam memajukan pemilu yang transparan dan partisipatif di wilayahnya.

Acara bersejarah ini berlangsung pada Jum’at, (13/10/ 2023), di Garasi Cafe.

Ketua Bawaslu Kabupaten Bojonegoro, Handoko Sosro Hadi Wijoyo, menggarisbawahi pentingnya peran semua elemen dalam suksesnya penyelenggaraan pemilu.

Dia menjelaskan bahwa acara ini bertujuan untuk mengajak akademisi, mahasiswa, dan media untuk terlibat aktif sebagai pengawas partisipatif dalam pemilu.

Acara ini juga merupakan momentum untuk menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) antara Bawaslu dengan STTM AR-Fahcrudin.

“Tujuannya adalah untuk memperkuat kerjasama antara lembaga pemilu dan lembaga pendidikan tinggi serta membangun sinergi dalam pengawasan pemilu,”tukasnya.

Baca Juga :  Menteri Sekretaris Negara Berikan Apresiasi Proyek Gas JTB

Selain Handoko Sosro Hadi Wijoyo, acara ini dihadiri oleh Komisioner Bawaslu, Ketua STTM AR-Fahcrudin, Komisioner KPU Fatma Lestari, serta seluruh Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Ketua Organisasi Mahasiswa Ekstra Kampus (GMNI.HMI.PMII.IMM), dan perwakilan media.

Komisioner Bawaslu Kabupaten Bojonegoro, Mohammad Muchid, juga memberikan apresiasi kepada semua perwakilan mahasiswa yang hadir dan berpartisipasi dalam acara tersebut.

Ini menunjukkan bahwa Bawaslu Bojonegoro peduli terhadap kelompok akademisi, mahasiswa, dan media di kabupaten Bojonegoro.

Tamam Khoirudin, Ketua STTM AR-Fachrudin, menegaskan bahwa Bawaslu Kabupaten tidak bisa berdiri sendiri, dan kerjasama dengan aktivis mahasiswa adalah kunci untuk mewujudkan pemilu yang berintegritas pada tahun 2024.

Baca Juga :  Sinkronisasi Program CSR, Komisi C DPRD Bojonegoro Gelar Hearing dengan PT ADS

Acara Sosialisasi Pengawasan Pemilu Partisipatif juga menghadirkan narasumber penting, seperti akademisi Mas Daniel Bustomi, Komisioner Bawaslu Kabupaten Bojonegoro Mohammad Zainuri, dan Komisioner KPU Fatma Lestari.

Mereka memberikan wawasan berharga terkait pemilu yang akan datang dan peran penting pengawasan partisipatif dalam menjaga integritasnya.

Acara ini menjadi tonggak bersejarah dalam upaya memperkuat pengawasan pemilu dan melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk akademisi, mahasiswa, dan media, dalam proses demokrasi yang transparan dan berkualitas.

“Semoga kerjasama yang terjalin akan membawa pemilu yang lebih baik di Kabupaten Bojonegoro pada tahun 2024,”pungkasnya. (fa/rin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *