Kesehatan

Turunkan Stunting dengan Inovasi Makanan B2SA Berbahan Pangan Lokal

327
×

Turunkan Stunting dengan Inovasi Makanan B2SA Berbahan Pangan Lokal

Sebarkan artikel ini
TP PKK Kabupaten Bojonegoro mengadakan Lomba Cipta Menu Tahun 2024
TP PKK Kabupaten Bojonegoro mengadakan Lomba Cipta Menu Tahun 2024

Bojonegoro – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian bekerja sama dengan TP PKK Kabupaten Bojonegoro mengadakan Lomba Cipta Menu Tahun 2024 dengan tema “Sehat dan Bahagia dengan Pangan Lokal”.

Acara tersebut berlangsung di Pendopo Malowopati pada Senin, 20 Mei 2024.

Dalam laporan yang disampaikan oleh Moch Rudianto, Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dinperta, disebutkan bahwa capaian Pola Pangan Harapan (PPH) konsumsi di Bojonegoro saat ini mencapai 85,9% dari angka sempurna 100%.

Konsumsi masih didominasi oleh beras, sementara konsumsi sayur dan buah masih kurang.

“Tahun 2024 ini, konsumsi beras naik dari 86 kg per kapita per tahun menjadi 90 kg per kapita per tahun. Hal ini menjadi salah satu alasan kegiatan ini perlu dilaksanakan,” ujarnya.

Tujuan dari lomba ini antara lain untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya konsumsi pangan yang Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) guna meningkatkan kualitas hidup.

Baca Juga :  Menuju Layanan Kesehatan Berkualitas: Inovasi Digital BPJS Kesehatan

Selain itu, lomba ini bertujuan mendorong dan meningkatkan kreativitas masyarakat, khususnya ibu-ibu, dalam memilih, menentukan, dan menyusun menu B2SA berbasis sumber daya lokal.

Ibu Pj Ketua TP PKK Kabupaten Bojonegoro, Dian Adiyanti Adriyanto, dalam sambutannya menyampaikan bahwa asupan gizi yang beragam, seimbang, dan aman sangat penting untuk menjaga kesehatan, aktivitas, dan produktivitas.

“Untuk mengimplementasikan program B2SA, kami mendorong ibu-ibu sekalian untuk semakin kreatif dalam menyajikan hidangan di meja makan dengan memanfaatkan pangan lokal yang ada di rumah tangga, bahkan jika bisa dihasilkan dari pekarangan sendiri,” ujarnya.

Dian juga menekankan bahwa kandungan gizi dari makanan harus diperhatikan meskipun tidak harus kenyang dengan nasi, sehingga angka stunting dapat diturunkan.

Pada akhir sambutannya, Dian berharap kegiatan Lomba Cipta Menu B2SA dapat terus berlangsung setiap tahunnya. “Semoga kegiatan ini menciptakan kreasi-kreasi makanan yang lebih menarik dan bergizi untuk dikonsumsi, sehingga masyarakat Bojonegoro lebih produktif dan sejahtera.

Baca Juga :  Latihan Lapangan Gulbencal Korem 082/CPYJ: Tingkatkan Kesiapan Penanggulangan Bencana Alam

Kegiatan ini juga diharapkan bermanfaat bagi ibu-ibu, TP PKK, serta kadernya agar dapat menjadi role model tidak hanya untuk keluarga tetapi juga untuk masyarakat di lingkungan mereka.

Menang itu bonus, yang terpenting adalah kreativitas ibu-ibu dan semangat dalam merawat keluarga tercinta,” tambahnya.

Setelah melalui penilaian ketat oleh dewan juri, yaitu Ibu Kristianingsih dari P4S, Bapak Eko Wahyu Santoso, Executive Chef Aston Bojonegoro City Hotel, dan juri dari Dinas Kesehatan, pemenang Lomba Cipta Menu B2SA Kabupaten Bojonegoro Tahun 2024 akhirnya diumumkan.

Kecamatan Baureno berhasil meraih juara pertama, diikuti oleh Kecamatan Trucuk sebagai juara kedua, dan Kecamatan Bubulan sebagai juara ketiga.

Juara pertama akan dikirim ke tingkat provinsi dalam lomba cipta menu untuk memperingati Hari Pangan Sedunia.(rin/zen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *