Home / Headline / Kabar Desa

Selasa, 22 September 2020 - 16:55 WIB

Warga Desa Ketileng Tolak Pembangunan Kandang Ayam

Suaradesa.co (Ketileng) – Masyarakat Desa Ketileng, Kecamatan Malo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, menolak pembangunan kandang ayam yang kini dalam tahap finishing.

Salah satu warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan, jarak kandang ayam yang dibangun sangat dekat dengan pemukiman.

“Hanya sekitar 50 meter saja dari rumah,” kata sumber tersebut kepada suaradesa.co, Selasa (22/9/2020).

Dia mengatakan, belum ada komunikasi antara pemilik dengan warga sekitar jika akan ada pembangunan kandang ayam. Ia dan warga lainnya khawatir, keberadaan kandang ayam tersebut memberi dampak buruk bagi lingkungan sekitar.

“Takutnya kalau ada bau, selain itu juga akan mengundang lalat,” ujar pria 40 tahun ini.

Baca Juga :  Sembilan Penasehat Hukum Dampingi Managemen Persibo Ajukan PK

Diungkapkan, warga sudah mengadukan hal tersebut ke Pemerintah Desa setempat. Rencananya, besok ( Rabu,23/9/2020) akan dilaksanakan musyawarah warga untuk mencari solusi atas keberadaan kandang ayam tersebut.

Terpisah, Kepala Desa Ketileng, Suwito, mengaku belum memahami permasalahan warganya tersebut.

“Besok saja langsung ke kantor bisa konfirmasi lebih lengkap,” pungkasnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Samiun, mengaku, belum ada laporan masuk terkait aduan warga di Desa Ketileng.

“Perlu dicek, pembangunan kandang ayam tersebut sudah ada izinnya atau belum,” tegasnya.

Baca Juga :  Stok Gabah Melimpah, Dinas Pertanian Imbau Petani Tak Tanam Padi saat Kemarau

Ia menuturkan, untuk membangun kandang ayam sudah seharusnya mengantongi izin dari Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu kemudian akan diberikan blanko yang harus diisi dan mendapatkan rekomendasi dari masing-masing dinas.

“Di dalam blangko tersebut, ada syarat seperti jarak kandang dengan pemukiman, pengelolaan lingkungan, dan masih banyak lagi,” tukasnya.

Jika terbukti tidak ada izin namun sudah dibangun, maka Pemkab Bojonegoro akan menutup paksa bangunan tersebut karena melanggar dianggap melanggar aturan.

“Bisa jadi ditutup Satpol PP kalau tidak ada izinnya,” pungkasnya.(*rin)

Share :

Baca Juga

Headline

Upaya Dinas PU Sumber Daya Air Atasi Banjir di Bojonegoro

Headline

Banjir Bandang Terjang Kecamatan Gondang, Ratusan Rumah dan Jalan Tergenang

Headline

Resmikan Pengisian Air Proyek Nasional Bendungan Randugunting

Headline

Bupati Hadiri Sosialisasi Rujukan Maternal Neonatal dan Stunting

Energi

Lima Proyek Hulu Migas Dengan Investasi Rp3,6 Triliun Akan Onstream di Kuartal 2 Tahun 2022

Features

Mengelola Sumber Air Kehidupan

Headline

Waspada Penipuan Mengatasnamakan “Sahabat Anna” Untuk Dapatkan Program CSR

Headline

Maksimalkan Irigasi: Komisi Irigasi Beri Pembinaan Hippa dan GP3A di Kecamatan Dander