Pertamina EP Cepu
Kabar Desa

Tegaskan Pelaksanaan BKD di Padangan Tidak Ada Intervensi Pihak Manapun

89
×

Tegaskan Pelaksanaan BKD di Padangan Tidak Ada Intervensi Pihak Manapun

Sebarkan artikel ini

Suaradesa.co  (Bojonegoro) – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro terus melaksanakan peningkatan dan pemerataan pembangunan di tingkat desa. Salah satunya melalui Bantuan Keuangan Desa (BKD). Bantuan Keuangan Desa tersebut digunakan untuk pembangunan infrastruktur jalan baik berupa cor beton maupun aspal, juga jembatan.

Bantuan Keuangan Desa (BKD) senilai Rp452 miliar yang diperuntukkan bagi 252 desa di Kabupaten Bojonegoro tersebut dilakukan tanpa ada campur tangan dari pihak manapun terlebih intervensi.

Seperti halnya proses pelaksanaan BKD di Kecamatan Padangan. Tidak ada satupun desa yang menerima BKD mendapatkan intervensi dari pihak lain terutama Camat setempat.

Baca Juga :  Desa Sukoharjo Belum Ditetapkan Sebagai Penghasil Migas

“Pelaksanaan BKD, murni untuk pembangunan dan kemajuan desa. Tidak ada intervensi dari manapun,” kata Kepala Desa Prangi, Sahid, Kamis (10/3/2022).

Dia menjelaskan, jika sejak pertama pelaksanaan BKD mulai dari proses lelang sampai tahapan pekerjaan, semua dilakukan sesuai prosedur.

“Sekali lagi, kami tegaskan jika tidak ada intervensi dari camat untuk menentukan kontraktor atau pihak ketiga,” imbuhnya.

Menurutnya, saat Camat Padangan dijabat Heru Sugiharto, tidak ada arahan atau perintah dalam menggunakan pihak ketiga. Hanya saja, Pemdes Prangi sempat mengenalkan kontraktor yang mengerjakan BKD.

Baca Juga :  Pemkab Bojonegoro Beri Pelatihan Warga Desa Nglampin Kerajinan Cluth Pelepah Pisang

“Hanya mengenalkan saja waktu itu, dan sifatnya pun sekedar informasi atau laporan biasa,” imbuhnya.

Pihaknya menegaskan, jika Tim Pelaksanaan (Timlak) Desa Prangi, juga tidak pernah berkomunikasi dengan Camat Heru Sugiharto.

“Jadi, pihak desa membentuk Timlak dan kemudian mencari rekanan lalu melakukan kerjasama. Tanpa melalui camat saat itu (Heru Sugiarto),” tegasnya.

Saat ini, pengerjaan infrastruktur jalan di Desa Prangi masih berjalan. Ke depan, diharapkan mampu memberikan manfaat guna peningkatan ekonomi masyarakat desa. (*Rin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *