HeadlineKabar Desa

STIKes Icsada Bojonegoro Gelar Seminar Program Aku Sehat 2020

23
×

STIKes Icsada Bojonegoro Gelar Seminar Program Aku Sehat 2020

Sebarkan artikel ini

Suaradesa.co (Bojonegoro) – Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Icsada Bojonegoro, Jawa Timur menggelar seminar kesehatan dan diseminasi program Aku Sehat 2020 di Hotel Aston, Kamis (25/2/2021). Seminar ini mengambil tema Aku Sehat, Kita Selamat.

Perwakilan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bojonegoro, Erna Zulaikah mengatakan, budaya lingkungan sehat dan selamat di sekitar wilayah operasi migas sangat penting.

“Karena, tempat kerja yang aman dan sehat itu berpengaruh bagi kinerja untuk menjaga keselamatan,” ujarnya.

Die mangatakan, pada lingkungan kerja bisa menyebabkan potensi berbahaya ketika tingkat keselamatan rendah.

Kewajiban perusahaan terutama di sektor migas adalah menjaga lingkungan di sekitar wilayah operasi. Diantaranya, melakukan pengolahan tanah dan limbah.

Baca Juga :  Inilah Para Pemenang Tenis Meja KU-12 Bupati Cup

“Perusahaan juga wajib melakukan penghijauan dan menciptakan lingkungan yang sehat,” imbuhnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Bojonegoro, Soeharto menjelaskan, derajat kesehatan merupakan indikator penting untuk mengukur kesehatan bangsa.

“Jadi, derajat kesehatan bisa diukur dengan tiga hal. Yakni kematian, tingkat sakit, dan status gizi,” ujarnya.

Dia mengatakan, jika layanan kesehatan lingkungan juga untuk mewujudkan kualitas lingkungan baik dan sehat.

Eksternal Affairs Manager EMCL, Ichwan Arifin menyampaikan, EMCL berupaya membangun keselarasan seperti masyarakat, pemerintah, dan migas menjadikan produktif dan harmonis. Khususnya masyarakat di lapangan Banyu Urip.

Baca Juga :  Tanam 2000 Bougenville di Desa Tambakromo

“Kita terus mempertahankan produksi sekarang ini,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua STIKes Icsada Bojonegoro, Nurul Jariyatin menyatakan, capaian kesehatan dalam meningkatkan harmoni hubungan antara masyarakat dan perusahaan.

Selama ini, STIKes Icsada bersama EMCL berupaya memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat di sekitar operasi. Bahkan pertolongan pada ibu hamil dan melahirkan.

“Kami setiap saat ada untuk masyarakat sekitar operasi dan harmonisasi dengan Pemkab Bojonegoro di bidang kesehatan,” pungkasnya.(*Tya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *