Home / Kabar Desa / Kabar Kota

Sabtu, 5 September 2020 - 09:04 WIB

Pertamina EP Asset 4 Sukowati Field Tegaskan Social Mapping Bagi Warga

Suaradesa.co (Bojonegoro) – Pertamina EP Asset 4 Sukowati Field membantah jika terjadi tumpang tindih pemberian program corporate social responsibility (CSR) di desa ring 1, yakni Desa Campurejo, Kecamatan Bojonegoro, Jawa Timur.

PJS Legal snd Relation Asisten Manajer PT Pertamina EP Asset 4 Sukowati Field, Andreas Andika mengatakan, selama menjalankan prpgram CSR di tiga desa, yaitu Desa Ngampel dan Desa Sambiroto Kecamatan Kapas, serta Desa Campurejo Kecamatan Bojonegoro sudah berdasarkan kebutuhan masyarakat.

Baca Juga :  Warga di Bojonegoro Terima BLT-Dana Desa Tahap Satu

“Sejak awal kami datang ke Lapangan Sukowati sudah melakukan sosial maping, dan hasilnya adalah CSR dibidang kesehatan dengan menggandeng pihak ketiga. Yang pertahunnya kami anggarkan Rp 800 juta,” terang Andreas secara terpisah.

Menurut dia untuk pembebasan lahan pipa sudah proses dan menunggu penetapan lahan dari pemerintah provinsi. Sambil menunggu proses tersebut akan dilakukan perpanjangan sewa tanah yang digunakan untuk pipa selama dua tahun kedepan.

Baca Juga :  DPRD Bojonegoro Harap Perda RTRW Segera Diimplementasikan

“Setiap ada lowongan naker sudah kami komunikasikan dengan Pemdes,” tegasnya.

Sebelumnya, Pemdes Campurejo, mengeluhkan pemberian program CSR dari Pertamina EP Asset 4 Sukowati Field. Keluhan tersebut disampaikan melalui rapat dengar pendapat ddengan Komisi C, DPRD setempat, Sabtu (4/9/2020) kemarin. (*Jar)

Share :

Baca Juga

Headline

Babak Baru Polemik Pengisian Perades Blora

Headline

Pemkab Bojonegoro Segera Wujudkan Program RPL Desa

Headline

Tahapan Pilkades di Bojonegoro Kembali Berlanjut

Headline

Pengalaman Spiritual di Makam Wali Kidangan

Kabar Desa

Beginilah Nasib Petani Jagung di Saat Curah Hujan Tinggi

Headline

DPU SDA Bojonegoro Targetkan Normalisasi Embung Barong Selama Dua Bulan

Headline

Pansus IV DPRD Bojonegoro Jadwalkan Ulang Pembahasan Raperda Disabilitas

Headline

Desa ODF di Kabupaten Bojonegoro Capai 89 Persen