Home / Kabar Desa

Senin, 15 Agustus 2022 - 16:04 WIB

Pengrajin Batu Bata di Desa Kandangan Genjot Produksi

Suaradesa.co (Bojonegoro) – Perajin batu bata merah di sepanjang bantaran Sungai Bengawan Solo di Bojonegoro ngebut memproduksi batu bata merah selama musim kemarau tahun ini. Cuaca yang cukup panas memudahkan para perajin untuk membakar dan menjemur batu bata merah di tepi Sungai Bengawan Solo.

Perajin batu bata merah banyak tersebar di sepanjang bantaran Sungai Bengawan Solo di Bojonegoro. Salah satu sentra kerajinan batu bata merah yakni di Desa Kandangan Kecamatan Trucuk. Terlihat aktivitas perajin batu bata yang sedang mengambil tanah liat dari sungai bengawan solo dengan menggunakan desel guna bahan baku untuk membuat bata merah.

Baca Juga :  Komisi A Ingatkan Sinkronisasi Program Pembangunan Desa

Kemudian tanah liat itu dituangkan ke dalam cetakan batu bata. Dan setelah ditaburi dengan bubuk sisa gergajian supaya tidak lengket, dituangkan kembali ke tanah dalam bentuk balok kecil berukuran 19×9 cm.

“Hampir setiap penduduk di sini menjadi pengrajin bata merah sebagai pekerjaan kedua selain bertani,” ungkap Kasmuji salah seorang pengrajin bata merah.

Dia mengaku sudah sejak lama menekuni usaha ini, dengan kondisi sekarang, perajin menggenjot untuk mencetak bata merah lebih banyak. Dalam dalam kondisi cuaca panas seperti saat ini, setiap perajin kini meningkatkan produksinya hingga 2000 bata merah per hari.

Baca Juga :  Masyarakat Bojonegoro Akan Rasakan Manfaat Waduk Gongseng di Juni 2021

“Sebab jika musim penghujan para pengrajin sangat kesulitan dalam pembuatan bata merah ini, dan hanya bisa memproduksi 500-600 bata merah perharinya,” ungkapnya.

Rais pengrajian lain mengatakan, untuk kendalanya membuat bata merah ini adalah cuaca, jika hujan datang pembuatan bata merah ini menjadi terhambat.

“Kalau hujan lama menunggu keringnya tanah, sebab pembuatan bata merah memerlukan panas matahari, selain itu proses mengeringkan bata merah tidak bisa dengan cepat, karena masih harus dibakar terlebih dahulu, keluhnya.(sya)

Share :

Baca Juga

Kabar Desa

Gelar Reses di Kedewan, Warga Minta Renovasi Masjid Desa

Kabar Desa

Kantor Pelayanan Bea Cukai Bojonegoro Beri Dukungan IKM Perajin Kayu

Headline

BUMDes Anom Putra Latih Pemuda Produksi Pupuk Organik Cair

Kabar Desa

Bawang Goreng “SAE” Bojonegoro Serap Naker Warga Sekitar

Headline

IDM Desa Tanggir Meningkat, Terus Lakukan Pengembangan Ekonomi

Headline

Pemdes Clebung Gali Potensi Alam dari Air Terjun Pucang

Headline

Pilkades Bojonegoro 2022: Cakades Lulusan SMP Bisa Daftar

Headline

Sudiyono Dukung Program Vaksinasi Keliling oleh Forkompimcam Trucuk