Home / Kabar Desa

Senin, 11 Juli 2022 - 16:16 WIB

Pemkab Bojonegoro Beri Pelatihan Warga Desa Nglampin Kerajinan Cluth Pelepah Pisang

Suaradesa.co (Bojonegoro) – Selain buah dan daun, pohon pisang ternyata juga memiliki manfaat yang lain. Salah satunya yakni bagian pelepahnya yang dapat dimanfaatkan menjadi kerajinan tangan bernilai guna.

Pohon pisang mampu tumbuh subur di wilayah beriklim tropis seperti Indonesia salah satunya Kabupaten Bojonegoro yang banyak dijumpai berbagai jenis pohon pisang di ladang atau pekarangan milik warga.

Menangkap hal tersebut, Pemkab Bojonegoro melaui Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja melaksanakan pelatihan kerajinan cluth pelepah pisang bertempat di Balai Desa Nglampin Kecamatan Ngambon Senin, (11/7/2022).

“Di Desa Nglampin ini banyak tumbuh pohon pisang, sehingga pelepahnya bisa dimanfaatkan oleh warga untuk kraft yang bernilai jual,” ujar Kepala Dinas Perindustrian Dan Tenaga Kerja Welly Fitrama.

Welly mengatakan kerjinan pelepah pisang merupakan karya seni yang memiliki nilai jual dimana proses pembuatannya menggunakan tangan-tangan kreatif.

Baca Juga :  Melihat Budidaya Ikan Keramba di Waduk Pacal

Produk yang dihasilkan dari kerajinan pelepah pisang pun juga beragam di antaranya topi, tas, tempat pensil, asbak, tempat tissue, tempat sendok, dan ornamen lukisan.

Welly berharap, dengan adanya pelatihan kerajinan cluth pelepah pisang selama 4 hari ke depan ini, masyarakat maupun pemuda Desa Nglampin mampu mandiri untuk memproduksi pelepah pisang menjadi barang kerajinan yang memiliki nilai jual tinggi.

Dewan TIK Bojonegoro, Boedi Irhadtanto, mengatakan, disamping pelatihan memproduksi kerajinan cluth pelepah pisang, marketing atau pemasarannya juga menjadi aspek penting agar barang yang dijual laku dan bisa bersaing di pasaran.

“Di jaman serba digital sekarang ini kita dimudahkan untuk memasarkan produk yang akan dipasarkan,”imbuhnya.

Banyak platform digital dan media sosial yang menyediakan marketplace atau lapak, maka dapat dimanfaatkan sebaik mungkin agar bisa laku dan bersaing dengan yang lain, terangnya.

Baca Juga :  BUMDes Ngujung Bangkitkan Usaha Pertanian dan Perdagangan

Dalam kesempatan virtual Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah mengatakan, penciptaan tenaga kerja bukan hanya di formal, akan tetapi yang non formal, maka dari itu Pemkab Bojonegoro akan selalu mendorong memberikan ruang gerak terhadap tenaga-tenaga kerja, sekaligus untuk mengurangi angka pengangguran.

“Angka pengangguran semakin tahun semakin menurun, akan tetapi ada beberapa sektor yang harus kita waspadai semisal soal migas,”tukasnya.

Di sektor migas biasanya di awal membutuhkan banyak tenaga kerja dan terjadi percepatan penyerapan tenaga kerja, dan di saat sudah mulai beroperasi biasanya sudah mulai menurun akan permintaan tenaga kerja.

Kemudian dengan adanya pelatihan seperti ini, ketrampilan masyarakat perlu di asah kreativitasnya agar tidak bergantung pada sektor migas.

“Sehingga mampu menciptakan kreatifitas-kreatifitas untuk mengurangi angka pengangguran di Bojonegoro khususnya di Kecamatan Ngambon,”pungkasnya (rin).

Share :

Baca Juga

Kabar Desa

Polres Bojonegoro Tenangkan Massa di Luar Kendali saat Pilkades

Headline

Pendamping Desa di Bojonegoro Optimis Tingkatkan IDM

Headline

Sinergi Kantor Bea Cukai dan Pemkab Bojonegoro Tekan Peredaran Rokok Ilegal

Kabar Desa

Stimulan Rp100 Juta ; BUMDes Katur Beli Gabah Dari Petani

Kabar Desa

Gelar Reses di Kedewan, Warga Minta Renovasi Masjid Desa

Headline

Kodim 0813 dan Pemkab Bojonegoro Tinjau Lokasi KBSB 2021

Headline

Ngobrol Pinter Seloso Awan, Diskusi Ringan Perempuan Berdaya di Bojonegoro

Headline

5.382 KK di 28 Kecamatan Terima Bantuan Pangan Non Tunai Daerah