Home / Headline / Kabar Desa / Kabar Kota

Rabu, 7 Oktober 2020 - 15:13 WIB

Minta Ketua Kelompok Tani Pro Aktif Akomodir Anggota

Suaradesa.co (Bojonegoro) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, mendorong agar pendistribusian pupuk bersubdisi saat ini tidak menyulitkan petani di saat ada perubahan mekanisme.

“Saat ini ada perubahan mekanisme pendistribusian pupuk bersubsidi, jangan sampai petani yang membutuhkan pupuk sekarang ini tidak tercukupi karena terkendala teknis,” kata Wakil Ketua DPRD Sukur Prianto, Rabu (7/10/2020).

Menurutnya, Ketua Kelompok Tani (Poktan) harus pro aktif mengakomodir semua anggotanya untuk mendapatkan pupuk bersubsidi.

“Saat ini, Ketua Poktan yang memiliki peran vital. Jangan sampai mereka tebang pilih dalam mengakomodir anggotanya,” tegas Politisi asal Partai Demokrat.

Baca Juga :  Kodim 0813 dan Pemkab Bojonegoro Tinjau Lokasi KBSB 2021

Dikatakan, jika bagi petani yang belum masuk kelompok tani agar tergabung dalam kelompok tani di masing-masing wilayah di Bojonegoro.

“Ini juga harus didukung oleh Dinas Pertanian. Supaya semua petani bisa terakomodir dengan baik dalam pemenuhan kebutuhan pupuk,” tandasnya.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bojonegoro, Helmy Elisabeth, menjelaskan persyaratan yang harus dilalui untuk melakukan pembelian pupuk bersubsidi yaitu petani harus mempunyai rekom dari Dinas Pertanian lewat KUPT di BPP Kecamatan, agar dapat diproses dengan cepat.

Kemudian, Ketua Kelompok Tani (Poktan) dapat meminta pengajuan sesuai dengan kebutuhan anggotanya ke petugus penyuluh lapangan (PPL) setempat lalu diteruskan ke kios distribusi terkait. Menurut Helmy pembelian pupuk bersubsidi merupakan program pemerintah, dapat dimanfaatkan melalui program Kartu Tani.

Baca Juga :  Bengawan Solo Tercemar, Ini Imbauan PDAM untuk Konsumen

Sehingga, untuk menunggu kesiapan Kartu Tani tersebut, sementara ini para petani di dapat melakukan pembelian pupuk secara manual.

Ditambahkan jika Kartu Tani belum selesai sampai waktu yang ditargetkan. Dari 193.614 orang yang mendaftar, baru 148.281 kartu yang tercetak dan kartu yang teraktivasi sudah 31.554 namun belum ada yang terinjek.

“Oleh karena itu, kepada pihak ketiga yaitu BNI untuk segera memproses Kartu Tani agar segera dipakai oleh petani untuk membeli pupuk bersubsidi,” pungkasnya.(Ror)

Share :

Baca Juga

Kabar Desa

Kapolres dan Dandim Tinjau Vaksinasi Serentak Indonesia

Kabar Desa

Disnakan Bojonegoro Terima Bantuan Obat PMK dari Provinsi

Headline

Perhatikan Kualitas, Pembangunan Jembatan Lume Capai 80 Persen

Kabar Kota

Ingatkan Standart Keamanan Kepada Pengelola Wisata Air dan Penyeberangan Sungai

Kabar Desa

10 Warga Desa Sumberagung Terima Program “Aladin” di 2021

Kabar Kota

Enam Desa Di Kecamatan Gayam Cairkan BLT DD

Headline

Dinsos Bojonegoro Akan Salurkan 500 Kursi Roda di 2021

Headline

Dinas Perhubungan Beri Pembinaan 260 Operator Perahu