Home / Headline / Kabar Desa

Senin, 4 Juli 2022 - 16:36 WIB

Mengenal Dea Miswa Sosok Kartini Peternak Perempuan di Tambakrejo

Suaradesa.co (Bojonegoro) – Dalam pandangan umum, peternak biasanya kerap diidentikkan sebagai pekerjaan laki-laki. Namun siapa sangka, kalau perempuan justru punya kelebihan yang dibutuhkan untuk menjadi seorang peternak unggul.

Hal tersebut telah di buktikan oleh gadis asal Desa/Kecamatan Tambakrejo, Dea Miswa Adis Cayani. Di lingkungannya Dea memilih untuk melawan arus. Biasanya, perempuan seusianya lebih memilih kuliah, merantau, bekerja di pabrik atau bekerja kantoran. Namun, perempuan lulusan SMK MIGAS Cepu itu memilih untuk beternak kambing.

Dea juga tidak pernah merasa malu dalam menggeluti usaha beternak kambing yang ia miliki. Dalam kesehariannya dari bangun tidur hingga mau tidur, Dea harus bercengkrama dengan kambing-kambingnya. Mulai dari memberi makan dan minum, memandikan, mencukur bulu kambing bahkan mencari rumput.

Baca Juga :  Pemkab Bojonegoro Umumkan Juara Perempuan Menginspirasi dan Cipta Busana Kerja

Dia memilih konsisten dalam usaha beternak kambing karena melihat prospek kedepan dalam bidang usaha tersebut. Dan juga usaha beternak kambing ini adalah usaha jangka panjang.

“Beternak kambing itu tidak susah dan tidak gampang seperti yang di bayangkan mas, dalam beternak kambing beberapa kali saya mengalami kesulitan. Misalnya ketika kambing mengalami diare dan kembung, butuh perhatian khusus dan penanganan cepat,” ungkap gadis peternak itu.

Di kandang kambing kader IPPNU Tambakrejo tersebut kini ada 50 ekor kambing dari mulai anakan hingga indukan. Jika cuaca panas kawanan kambing digiring ke lapangan untuk makan rumput sampai sekitar pukul 14.00 WIB. Sebab, biasanya saat sore lapangan tempat menggembala kambingnya dipakai bermain bola.

Baca Juga :  Jabatan Kades Kapas Akan Diisi Plt

Setiap pukul 10.00 WIB pagi Dea meminggirkan indukan di tempat yang teduh supaya para induk kambing bisa menyusui anak-anaknya dalam suasana sejuk. Berbeda ketika cuaca tidak mendukung, kambing-kambingnya dibiarkan di kandang. Saat musim hujan dia lebih intens merawat kambing-kambingnya sebab rentan diserang diare.

“Alhamdulillahnya lantaran beternak kambing ini selain mendapatkan untung di bulan kemarin juga mendapatkan predikat juara tiga sebagai pemuda pelopor tingkat Jawa timur,” ungkapnya kepada awak media.(sya)

Share :

Baca Juga

Kabar Desa

Peserta Pelatihan Digital Marketing dan E-Commerce Kecamatan Temayang Adakan Baksos

Headline

Satlantas Polres Tuban Gelar Patroli Janur Kuning

Headline

Jabatan Kades Kapas Akan Diisi Plt

Headline

Sigit Kushariyanto Minta Pemerintah Tunda Impor Beras Saat Panen Raya

Headline

Jelang Porprov 2022, Bojonegoro Siapkan Tim Sepakbola dan Futsal

Headline

Bojonegoro Mendapat Kuota 46.150 Bidang Tanah Program PTSL

Headline

Inilah 33 Desa Yang Akan Menggelar Pilkades Serentak 2022

Headline

Polres Bojonegoro Tetapkan Tersangka Pemilik Jebakan Tikus Beraliran Listrik di Tambahrejo