Home / Kabar Desa

Jumat, 12 Agustus 2022 - 09:56 WIB

Menengok Proses Produksi Krupuk Girut Khas Kecamatan Ngasem

Suaradesa.co (Bojonegoro) – Kabupaten Bojonegoro terkenal akan sumber minyak dan gas (migas) dan tempat wisata Kahyangan Api di Kecamatan Ngasem.

Namun, tidak hanya itu, wilayah di selatan Bojonegoro itu juga terkenal dengan kerupuk girutnya.

Ika Furi Sumiatun pemilik rumah produksi krupuk girut di Dusun Lengkong Desa Ngasem, Kecamatan Ngasem mengatakan, dirinya sudah menekuni usaha ini selama kurang lebih 15 tahun.

“Untuk pembuatan krupuk girut sendiri saya di bantu orang tua, selain produksi sendiri juga ngambil dari tetangga sekitar,” ujarnya kepada suaradesa.co, Jumat (12/8/2022).

Dia mengatakan, cara pembuatan kerupuk cukup mudah. Pertama dibersihkan dulu umbi garut dan cuci bersih, kukus sampai matang, dinginkan, dan kupas kulitnya. Tumbuk sampai lunak kemudian ditambah bumbu yang sudah dihaluskan.

Baca Juga :  Komisi A : Penunjukan Kampus Akreditasi B Untuk Kompetensi Perangkat Desa

“Setelah itu pipihkan di atas talenan batu, dan cetak atau potong sesuai selera. Jemur sampai kering, dan kerupuk siap digoreng,” ujarnya.

Dia juga melanjutkan untuk penjualan krupuk girut, mengandalkan distributor untuk memasarkan ke toko-toko besar seperti di swalayan, untuk harga krupuk girut Rp 50.000 perkilonya.

“Kami hanya memproduksi krupuk kering, sebab jika memproduksi krupuk girut yang siap makan kami kurang tenaga,” ujar ibu dua anak tersebut.

Dia juga melanjutkan, produksi krupuk girut ini hanya bisa di lakukan pada musim kemarau saja, sebab tanaman girut hanya bisa di panen pada musim kemarau. Selain itu pembuatan krupuk girut juga membutuhkan panas matahari.

Baca Juga :  BPD Pelem Gelar Musdes Pembentukan Panitia Pilkades

“Jika panas matahari kurang, nantinya krupuk girut akan timbul jamur, sedangkan bahan baku pembuatan olahan krupuk girut saya biasanya membeli dari Kecamatan Temayang dan Malo,” ujarnya.

Wanita yang akrab disapa Bu Sum itu juga mengatakan, bahwasanya dirinya tidak hanya mengolah umbi girut menjadi kerupuk saja, akan tetapi umbi girut juga di olah menjadi tepung girut.

“Untuk harga sama dengan kerupuk girut, selain itu manfaat umbi girut ini bisa untuk mengobati penyakit lambung,” tutupnya.(sya)

Share :

Baca Juga

Headline

Lomba Video “Nglenyer”, Upaya Promosikan Desa di Mata Dunia

Headline

Penyesalan Petani Tua Pemasang Jebakan Tikus di Tambahrejo

Headline

Pemdes Sambiroto Siapkan Hadiah Rp10 Juta di HUT RI ke-75

Headline

Desa Mojoranu Terima BKD Untuk Jalan Aspal

Kabar Desa

Embung Desa Sidobandung Diserbu Pengunjung

Kabar Desa

1.188 Warga Desa Sukosewu Terima Sertifikat Tanah

Headline

Bupati Anna Minta Peran Lembaga Petani Pemakai Air Dimaksimalkan

Headline

Warga di Bojonegoro Terima BLT-Dana Desa Tahap Satu