Home / Kabar Desa / Kabar Kota

Sabtu, 5 September 2020 - 09:23 WIB

Launching Gerakan Komunitas Penegak Disiplin Bermasker di Bojonegoro

Suaradesa.co (Bojonegoro) – Kepolisian Resort Bojonegoro, Jawa Timur, menindak lanjuti dan sekaligus sosialisasi Inpres Nomor 6 Tahun 2020 tentang tentang Peningkatan Disipilin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19.

Inpres ini sangat diperlukan untuk merespons tingginya jumlah kasus Covid-19 di Tanah Air.

Kapolres Bojonegoro, AKBP M. Budi Hendrawan, melaunching Gerakan Komunitas Terminal Penegak Disiplin Bermasker yang bertempat di Terminal Bus Rajekwesi, Jum’at(04/09/2020) pukul 14.00 WIB kemarin.

Kegiatan launching tersebut juga dihadiri Wakapolres Bojonegoro, Kabag Ops, Kodim 0813/Bojonegoro yang diwakili Danramil Kota Bojonegoro, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro yang diwakili Dinas Kesehatan Bojonegoro, selain itu juga diikuti oleh paguyuban pedagang asongan, paguyuban sopir bus, Paguyuban pedagang terminal siang, paguyuban pedagang terminal malam.

Baca Juga :  Upaya Dinas PU Sumber Daya Air Atasi Banjir di Bojonegoro

Dalam sambutan Kapolres Bojonegoro menyampaikan, kegiatan Launching Gerakan Komunitas Terminal Penegak Disiplin Bermasker merupakan rangkaian atas penerapan Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2020 yang mana aparat TNI Polri dan Pemerintah Daerah (Pemkab) menjadi penggerak penegak disiplin bermasker dalam pengendalian pencegahan penyebaran virus covid-19.

“Sudah menjadi persoalan bersama sehingga harus ditangani bersama-sama. Sebab pandemi virus korona sudah berdampak pada semua orang,” ujarnya, Sabtu (9/9/2020).

Dfampak yang didapat selama ini diantaranya kesehatan, sistem ekonomi, sistem pendidikan dan keragaman sosial. Karena sudah menjadi persoalan bersama, penanganan covid-19 tidak hanya ditangani para pemangku negara atau petugas di lapangan, melainkan seluruh lapisan masyarakat juga termasuk komunitas yang dibentuk ini.

“Dalam pelaksanaan Inpres tersebut kita butuh bantuan dari relawan atau komunitas yang ada antara lain komunitas sopir, pedagang asongan dan tukang becak serta tukang ojek yang ada di lingkungan terminal bus Rajekwesi. Bahkan komunitas ini diimbau berada di lini terdepan, saling melakukan pengawasan dan edukasi,” tegasnya.

Baca Juga :  Desa Ring 1 Lapangan Banyu Urip Kembangkan Agrowisata

Masih ditemukan masyarakat yang belum bisa menjalankan protokol kesehatan dengan baik yakni mencuci tangan, menggunakan masker dan menjaga jarak, diharapkan Komunitas Terminal Penegak Disiplin Bermasker bisa melakukan pengawasan dan edukasi kepada masyarakat disekitaran terminal.

Selain melaunching Gerakan Komunitas Terminal Penegak Disiplin Bermasker, Polres Bojonegoro juga melaunching Gerakan Komunitas Penegak Disiplin Bermasker di stasiun kereta api, dan pasar menjadi tempat-tempat umum dengan mobilitas warga yang tinggi dan lebih rentan penyebaran Covid-19.(*Humas Polres)

Share :

Baca Juga

Headline

SKK Migas Bahas Pengembangan Aspek Hukum Pengendalian Emisi Karbon

Headline

Pengrajin Ale di Desa Talok Dapat Pelatihan Untuk Tingkatkan Ekonomi
ilustrasi

Headline

Inilah Tahapan Pilkades Serentak Tahun 2022 di Bojonegoro

Kabar Kota

EMCL dan SKK Migas Gelar Bincang Santai Media

Kabar Kota

Disnakkan Bojonegoro Tabur Ribuan Benih Ikan

Headline

Bupati Bojonegoro : Pencairan BKD Tahap Dua Dalam Proses

Headline

PEPC Partisipasi Tingkatkan Kewaspadaan Tanggap Darurat di Purwosari

Kabar Desa

Ketua DPRD Berangkatkan Pawai Kebangsaan YABIMA Baureno